Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi

Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi | Melanjutkan postingan yang lalu mengenai Cara Melakukan Uji t Parsial dalam Analisis Regresi dengan SPSS, maka kali ini saya akan mengulas mengenai Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi. Berbeda dengan uji t yakni uji secara terpisah (parsial), uji F pada prinsipnya bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari 2 (dua) variabel independent atau lebih secara simultan (bersama) terhadap variabel dependent.

Terdapat dua cara yang bisa digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh signifikan dalam uji F. Cara yang pertama, kita dapat membandingkan antara nilai F hitung dengan nilai F tabel. Sedangkan cara yang kedua, kita dapat pula membandingkan nilai signifikansi atau nilai probabilitas dari hasil perhitungan SPSS apakah nilai signifikansi tersebut lebih besar atau lebih kecil dari nilai standar statistik yakni 0,05.

Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji F berdasarkan nilai F hitung dan F tabel
  1. Jika nilai F hitung > F tabel maka variabel independent (bebas) secara simultan berpegaruh terhadap variabel dependent (terikat).
  2. Sebaliknya, Jika nilai F hitung < F tabel maka variabel independent (bebas) secara simultan tidak berpegaruh terhadap variabel dependent (terikat).

Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji F berdarkan nilai signifikansi hasil dari output SPSS
  1. Jika nilai signifikansi < 0,05, maka variabel independent secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependent.
  2. Jika nilai signifikansi > 0,05 maka variabel independent secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependent.

Pertanyaan yang sering diajukan oleh pelanggan saya, terkait dasar pengambilan keputusan dalam uji F ini adalah: “Mas dari dasar pengambilan keputusan dalam uji F di atas, manakah yang lebih betul atau lebih akurat, apakah dari nilai F hitung dengan F tabel atau melihat nilai signifikansi”?.

Jawaban dari pertanyaan pelanggan di atas sebetulnya sangatlah simpel, yakni SAMA-SAMA BETUL dan SAMA-SAMA AKURAT.

Alasan yang mendasari jawaban ini adalah jika nilai F hitung lebih besar dari F tabel, maka nilai signifikansi yang dihasilkan dari penggolahan data SPSS sudah pasti lebih kecil dari 0,05, di mana sama-sama berartikan pengaruh yang signifikan. Untuk membuktikannya, mari kita simak pembahasan detailnya berikut:

Sebagai contoh saya mempunyai hasil pengolahan data menggunakan Analisis Regresi Multipes dengan SPSS. Adapun lampiran gambar hasilnya sobat dapat lihat di bawah ini.

Data Penelitian yang Dipakai

Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi

Hasil Output Anova dalam Analisis Regresi

Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi

Intrepretasi Hasil Uji F Simultan dalam Analisis Regresi

Dari hasil output SPSS di atas, saya akan melakukan interpretasi menggunakan dua dasar pegambilan keputusan dalam Uji F sebagaimana yang sudah saya jelaskan di atas.

Pengambilan Keputusan Berdasarkan nilai F hitung dan F tabel
Dari output di atas, diperolah nilai F hitung sebesar 23,978. Langkah selanjutnya saya tinggal mencari nilai F tabel dan membandingkan dengan nilai F hitung 23,978. Rumus mencari F tabel adalah (k ; n-k)

Keterangan :
k = jumlah variabel Independent (bebas)
n = Jumlah responden atau sampel penelitian

Data di atas, menunjukkan bahwa k = 2 (X1 Motivasi, X2 Minat), dan n =12. Selanjutnya nilai ini kita masukkan ke dalam rumus, maka menghasilkan angka (2 ; 12-2) = (2; 10), angka ini kemudian kita jadikan acuan untuk mengetahui nilai F tabel pada distribusi nilai F tabel statistik (Download distribusi Nilai Tabel Statistik),

Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi

Maka diketahui bahwa nilai F tabel sebesar 4,10. Karena nilai F hitung 23,978 lebih besar dari nilai F tabel 4,10 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel bebas X1 dan X2 (secara simultan) berpengaruh terhadap variabel terikat (Y).

Pengambilan Keputusan dalam Uji F berdasarkan Nilai Signifikansi
Dari output SPSS di atas, diketahui nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai singnifikansi 0,000 < 0,05 sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji F maka dapat disimpulkan pula bahwa Motivasi (X1) dan Minat (X2) (secara simultan) berpengaruh terhadap Prestasi (Y).

Dengan melihat penjabaran di atas, maka pengambilan keputusan dalam uji F baik itu membadingkan nilai F hitung dengan nilai F tabel, maupun berpedoman pada nilai signifikansi diperoleh hasil yang sama pula atau hasil yang konsisten.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi, semoga bermanfaat.. selamat mencoba, Good Luck Sobat…

Baca : Makna Koefisien Determinasi [R Square] dalam Analisis Regresi Linear

[Search : Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi menggunakan Program SPSS, Langkah-Langkah Uji F pada Analisis Regresi Berganda, Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji F]
Lihat Juga: VIDEO Uji t dan Uji F dalam Analisis Regresi Lengkap

94 Responses to "Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi"

  1. mas saya mau tanya, saya ada liat rumus yang seperti ini n-k-1 kok beda sama yang tertulis di artikel yang benar yang seperti apa, mohon penjelasannya, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mencari F tabel rumusnya adalah jumlah sample dikurangi jumlah variabel bebas dikurangi 1

      Hapus
    2. Maaf mas saya mau tanya, di atas mas menulis n-k(variabel bebas) kenapa tidak di kurangi 1, seperti yg ada d jawaban mas, terimakasih

      Hapus
    3. Owh maaf, balasan komentar saya yang diatas itu saya ralat..yang betul rumus untuk mencari F tabel adalah n ; n-k. tidak dikurangi 1.. sementara yang n-k-1 adalah cara mencari t tabel..terimakasih atas koreksinya

      Hapus
    4. Mas kalo sampel saya 16 dan saya ngitunh 5tahun itu meati dikaliin atau tidak perlu buat cari f tabelnya ?

      Hapus
    5. tidak perlu dikalikan.. F tabel sebaiknya dicari untuk uji simultan

      Hapus
    6. Sama-sama mbak..semoga sukses ya

      Hapus
  2. perkenalkan saya iim mahasiswi disalah satu universitas negeri di kota serang. saya masih bingung mas dengan uji f simultan.saya ingin bertanya kalo dalam penelitian terdapat variabel moderasi apakah variabel moderasi juga dimasukkan dalam kolom independen ?? dan satu lagi apakah interaksi antara variabel X dikali moderasi misalkan (X*KO) dimasukkan juga dalam kolom independen dalam uji F ?

    Jd intinya apakah variabel moderasi juga dimasukkan dalam uji F simutan ?
    apakah interaksi antara variabel X dkasi variabel moderasi juga dimasukkan dalam uji F ?

    Mohon bantuannya,, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam.. dalam kasus variabel moderating nampaknya mbak perlu baca dulu : Cara uji regresi dengan variabel moderating

      Hapus
  3. Pak bagaimana jika signifikansi bear dari 0.05? Apa solusinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika nilai signifikansi hasil SPSS tepat di angka 0,05 maka lakukan uji F, atau membandingkan antra F hitung dengan F tabel..

      Hapus
  4. Sy membaca beberapa literatur bahwa uji F hanya di gunakan untuk uji kelayakan model....bukan untuk menerangkan pengaruh variabel bebas x secara simultan thd variabel terikat y........mohon pencerahannya.....mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebatas yang saya ketahui bahwa uji F dalam analisis regresi bertujuan untuk mengetahui pengaruh simultan pak

      Hapus
  5. pak saya mau nanya kalo f tabel 3;33 bagaimana?sedangkan di tabel f tidak ada ada angka 33

    BalasHapus
    Balasan
    1. cari angka yang terdekat dengan 33 misal 35 atau 30 mbak nayla

      Hapus
  6. Mas saya mau tanya jadi kasus skripsi saya itu seperti ini, hipotesis saya cuma 1 yaitu variabel x berpengaruh terhadap variabel y tapi variabel x saya di uraikan ke dalam 4 indikator, nah di uji t saya mengujinya secara parsial tetapi di uji f saya mengujinya secara simultan. Masalahnya dari 4 indikator itu ada 2 yang pengaruhnya positif dan 2 indikator lainnya berpengaruh negatif. Nah saya mau tanya bagaimana cara menyatukan 4 indikator itu agar dapat diuji secara simultan di uji F?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kira ada kesalahan persepsi mas.. yang di uji itu pengaruh variabel x terhadap y.. dan bukan pengaruh indikator varibel x terhadap y..untuk indikator x tehadap y pakai korelasi dimensi saja pak untuk melihat hubungan antar variabel

      Hapus
  7. assalamualaikum mas, saya mau tanyak rumus uji F yang seperti punya mas, itu menurut siapa ya mas ? bisa kasi tau buku dan pengarangnya mas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wss. buka bukunya singgih santoso pak

      Hapus
  8. dalam penelitian keuangan..
    saya menemukan uji F tidak berpengaruh dan tidak signifikan tapi ada juga yg brpengaruh dan signifikan,..apakah bisa diubah jadi signifikan?
    variabel bebas saya ada 5
    dgn jumlah sampel 12.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau hanya 12 sample kecenderungannya sulit pak

      Hapus
  9. untuk pengertian daari h0 diterima atau ha ditolak dan sebaliknya itu gimana ya mengartikannya? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho = tidak ada pengaruh
      Ha = ada pengaruh

      Mana yang ditolak dan diterima: misal hasilnya berpengaruh maka ho ditolak dan ha diterima

      Hapus
  10. kalo uji f pake spss langsung membaca dari signifikannya bisa kan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa kok..itulah salah satu fungsi kita menggunakan SPSS untuk analisis data

      Hapus
  11. Maaf sebelumnya, kalau f hitung didapat nilainya sbesar 968.865 .itu bagaimana yaa, apakah datanya salah atau memang tidak layak?

    BalasHapus
  12. nilai signifikan saya dibawah 0,05 tapi t hitungnya negatif. jika dibandingkan dengan t tabel maka thitung < ttabel. jadi jika berdasarkan signifikansi hasilnya berpengaruh, tapi kalau dilihat dari thitung dan ttabel jadinya ga berpengaruh. kalau seperti itu gimana mas? berpengaruh atau tidak?
    mohon pencerahannya, terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu termasuk kategori pengaruh negatif mbak.. lihat contohnya pada uji regresi sederhana di blog ini..kebetulan disitu juga pengaruh negatif

      Hapus
  13. bagaimana jika hasil uji f lebih besar dri 0,05 ? apa yg bisa dilakukan ?mohon pencerahannya ,, terimakasih

    BalasHapus
  14. mau nanya mas sahid, wajib atau tidak kita dalam skripsi ada uji F ?? kakak kelas saya tidak menggunakan uji f dan hanya uji T saja, itu kenapa demikian ? bisa dijelaskan mas ?
    1. apakah wajib ada uji f pada skripsi , mohon alasannya..
    2. apakah dlam skripsi boleh uji T saja dipergunakan, mohon alasannya ...
    trimakasi banyak mas sahid

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua tergantung pada hipotesis yang mas ajukan dalam penelitian..jadi antara 1 peneliti dengan peneliti yang lain dimungkinkan berbeda uji uji yang dipakai

      Hapus
  15. assalamualaikun mas. sy mau tanya .
    kalo data pengujian kita dr awal sudah valid semua dan reliabel . tp pas di uji t dan uji f nya tdk signifikan. itu kenapa y mas??dan boleh minta solusinya ga??

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikumsalam.datanya memang tidak menunjukan adanya pengaruh..kalau ingin berpengaruh coba ganti data mbak

      Hapus
    2. Maksudnya ganti data itu apa ya pak?

      Hapus
  16. permisis om mau tanya teori yang menjelaskan uji ketepatan model itu menurut teorinya siapa ya?? sama alatnya pake SEM apa pake SPSS??

    BalasHapus
  17. Pak ingin bertanya untuk uji f jika tidak signifikan apa penelitian dapat dilanjutkan ?
    dan apakah ada cara agar uji f menjadi signifikan ?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam penelitian hasil menunjukkan tidak berpengaruh itu sebenarnya tidak masalah..cuma jika dalam sidang skripsi kadang ada dosen yang menghendaki agar hasilnya berpengaruh..itu sebenarnya yang jadi masalah mbak

      Hapus
  18. salam pak sahid. uji F saya tidak signifikan dgn nilai F 2.214 dan nilai signifikansi 0.114. saya mau tanya apa yang harus saya lakukan agar uji F nilainya signifikan? apakah saya harus menambah variabel? karena dosen penguji saya menghendaki nilai dari F itu signifikan. mohon sarannya pak, terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam..penyebab nilai tidak signifikan pada uji F adalah karena data x tidak konsisten dengan data Y..jika data kuesioner bisa dengan cara sebarulang..sementara jika data skunder bisa dengan penambahan data pak

      Hapus
    2. terimakasih atas balasannya pak. data saya ialah data sekunder, berarti untuk menaikkan signifikansi dri uji F harus menambah n nya pak? apakah penambahan variabel x memungkinkan kenaikan signifikansi uji F? terimakasih

      Hapus
    3. Menambahkan atau menggurangi jumlah data penelitian memang tidak menjamin dalam uji t maupun F akan signifikan.. namun demikian tidak ada salahnya jika dicoba dulu pak

      Hapus
  19. maaf pak, saya salah satu mahasiswi di perguruan tinggi di semarang, saya ini proses skripsi. jurnal utama saya mengacu pada Karunia Utami dan Sylvia Veronica Siregar tentang pengungkapan segmen operasi terhadap kualitas laba 2016. di jurnal tersebut memakai analisis regresi data panel pak, tapi tidak ada uji asumsi klasik dan hipotesis pak. apakah bisa regresi data panel tidak menggunakan uji hipotesis pak? saya juga kurang paham dengan jurnal tersebut pak. apakah bapak bisa membantu saya, apakah data panel yang ada di jurnal tersebut benar tidak menggunakan uji hipotesis?

    BalasHapus
  20. Balasan
    1. Sama-sama mbak Ratih..terimakasih telah meninggalkan jejak

      Hapus
  21. assalamualaikum..mohon pencerahannya pak karena saya masih linglung perihal membaca tabel f. saya ada buku metode penelitian menggunakan spss tapi di tabel f nya ada nilai probabilitas 0,025 dan 0,05, dan juga ada df-1 dan df-2. itu bagaimana maksudnya pak?
    jazakallah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam..mungkin yang mbak lihat itu adalah t tabel..jika mbak butuh f tabel mbak bisa Download Distribusi Nilai Tabel Statistik

      Hapus
  22. mas mau tanya. kalo seandainya uji simultanya tdk signifikan atau tdk sma" apakah msih bisa d.lanjutkan k.uji parsial dan dominan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa mbak..memang berapa variabel independen (X) yang berpengaruh dan tidak berpengaruh?

      Hapus
  23. Mas mau tanya saya sedang menyusun skripsi dengan judul pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap keputusan. Variabel x nya ada 7 variabel dan jumlah sample nya ada 30 . saya sudah uji validitas dan reliabel hasilnya valid dan reliabel akan tetapi pas di uji t dan uji f malah tidak signifikansi gmn caranya ya pak biar signifikan? Apakah ada kesalahan ? Mohon pencerahannya ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada kesalahan pak.. terlalu banyak jumlah variabel X memang dapat menyebabkan beberapa variabel independen (X) tidak berpengaruh terhadap variabel dependen (Y)..karena variabel X dalam uji regresi linear berganda saling memiliki keterkaitan satu dengan yang lain

      Hapus
  24. Min, mau tanya, mengapa nilai F Hitung setelah saya uji hasilnya terlalu tinggi, apakah dibolehkan dalam statistik?,,,
    Hasil Output SPSS diperoleh F hitung sebesar 176.876, Sig. .000a. sedangkan Ftabel sebesar 2.71. Mohon penjelasannya, klw ada sekalian sumber buku@.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terlalu tinggi?? setau saya tidak ada patokan untuk F hitung terlalu tinggi pak..boleh pak dan itu wajar terjadi..F hitung > F tabel dan sig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh simultan

      Hapus
    2. iya sih tidak ada patokan untuk F hitung terlalu tinggi, tapi dosen pembimbing@ tidak mau menerima Pak, katanya disuruh koreksi kembali, Gmna mau koreksi Pak itu data hasil jawaban dari kuesioner, kan gak mungkin kita otak atik hasil jawaban dari responden,,,,,
      kalau boleh tau solusinya bagaimana Pak????

      Hapus
    3. Cari buku atau jurnal yang memiliki nilai F hitung tinggi.. lalu tunjukkan pada dosen pembimbingnya..setelah itu minta dibimbing oleh dosen dan bukan menyalahkan pendapat dosen..karena jika anda menyalahkan dosen bisa berakibat fatal.. walaupun pendapat anda benar dan berdasar

      Hapus
  25. Ass pak saya menguji sampel batubara sebanyak 10 kali pengulangan pd hari ke-1 dan ke-10. Untuk menentukan kehomogenan sampel dan data hari pertama dan ke10 apakah saya bisa menggunakan uji t dan uji f?

    BalasHapus
  26. assalamualaikum, malam pak mau tanya, bagaimana jika hasil penelitian tidak lolos dalam uji F dan uji t? apakah tidak bermasalah? terimakasih pak

    *tidak lolos karena > sig 0,5

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam mbak tiara.. dalam uji t dn uji F itu tidak ada istilah lolos atau tidak lolos..adanya berpengaruh dan tidak berpengaruh..apakah ketika variabel X tidak berpengaruh terhadap variabel Y itu adalah sebuah masalah? jawabannya tidak.. intinya berpengaruh atau tidak itu secara statistik bukanlah masalah selama model regresi telah lolos uji asumsi klasik

      Hapus
  27. Assalamuallaikum pak mau nanya ni

    data saya kan ada 3 persamaan (simultan), apakah boleh data tersebut di regress berganda biasa satu per satu masing masing persamaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. variabel dependennya berapa jumlahnya pak?

      Hapus
    2. Variabel dependennya ada 3 pak? Masing masinng dependen punya lebih dari 3 variabel independen

      Hapus
    3. Berarti analisis regresi dilakukan 3 kali pak

      Hapus
    4. Oke terima kasih pak jawaban dan responnya. Sukses terus

      Hapus
    5. Sama-sama pak.. terimakasih

      Hapus
  28. pak mau nanya bagaimana baca dan penjelasannya jika f hitung saya 4,696 > f tabel 4,09 sedangkan nilai sig 0,037 ? dan diliat dari penelitian org kebanyakan hasil nilai sig 0,000 ,apakah ada yg salah dgm dgm nilai sig saya ,terima kasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kira nilai sig 0,037 itu bukan sebuah masalah dan bukan sebuah kesalahan pak.. prinsip dalam uji F adalah jika nilai sig < 0,05 maka ada pengaruh variabel X secara simultan terhadap variabel Y

      Hapus
    2. ok terimakasi jawaban dan responnya sukses terus pak

      Hapus
    3. Sama-sama pak..semoga diberikan kelancaran dalam ujinnya

      Hapus
  29. maaf gimana cara mengolahnya jika X saya 3 dan Y saya 3?
    jadi gini, "Apakah inflasi, suku bunga acuan, (BI rate), dan pertumbuhan ekonomi nasional (PDB) secara simultan berpengaruh terhadap profitabilitas (return on asset—ROA), likuiditas (current ratio—CR), dan solvabilitas (debt to equity ratio—DER) perusahaan ...?"
    mohon di balas mas, terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena variabel Y nya ada 3 maka analisis regresi dilakukan 3 kali pengujian mbak
      1. x123 terhadap y1
      2. x123 terhadap y2
      3. x123 terhadap y3

      Hapus
  30. Salam , saya mau menanyakan disitu sampelnya 12 kan itu mesti dikalikan dengan brp tahun penelitian kita atau tidak perlu ya buat f tabelnya itu ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di contoh ini bukan dari tahun mbak.. karena data primer dari kuesioner.. jumlah samplenya 12 orang siswa

      Hapus
  31. Selamat malam Pak
    saya ingin bertanya mengenai tugas akhir saya.

    1.Saya sudah melakukan pengujian secara simultan dan parsial
    tetapi semua uji tidak berpengaruh dan tidak signifikan
    apakah tidak menjadi masalah dalam sidang nanti ?

    2. Jika nilai konstan bernilai negatif, apakah tidak boleh Pak ?

    Mohon pencerahannya Pak.
    Terimakasih dan selamat malam

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Secara statistik tidak masalah, namun jika dalam sidang mungkin akan ada pertanyaan mengaoa hasilnya tidak perpengaruh? penyebabnya apa? padahal secara teori idealnya berpengaruh. ini yang perlu mbak jawab berdasarkan keadaan dilapangan..
      2. Constanta bernilai negatif boleh-boleh saja dan tidak masalah

      Hapus
    2. Untuk pertanyaan nomer 2, terimakasih Pak....

      Lalu kembali kembali le pertanyaan nomer 1.
      Kalo misalkan , hasil saya bisa menjadi sinifikan
      asalkan jumlah perusahaan dikurangi dari 6 menjadi 3 (maka hasil akan signifikan)
      Apakah itu boleh dilakukan ?

      Hapus
    3. gpp namun edit pada judul dan rumusan masalah menjadi 3 tahun juga

      Hapus
  32. Mas, apakah bisa dalam satu kasus penelitian kita hanya meneliti secara simultan, tanpa meneliti pengaruh secara partial,
    Terimakasih atas jawabanya Mas,

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau hanya mengetahui pengaruh simultan saja agak jarang saya temukan dalam sebuah penelitian.. umumnya mencari tahu pengaruh parsial dan simultan

      Hapus
  33. Assalamualaikum..pak saya mau tanya. Jika nilai sig 0,22 lebih besar dari 0,05 dan F hitung < F tabel, bagaimana pak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam..berarti kesimpulannya adalah variabel bebas (X) secara simultan tidak berpengaruh terhadap variabel terikat (Y)

      Hapus
    2. Maaf perlu jawaban tambahan. Apakah kesimpulannya diharuskan nilai sig > 0,05 ? jika kesimpulannya sebaliknya berarti hasil uji tidak berpengaruh pada Y secara keseluruhan?

      Hapus
  34. Sore Mas, Mohon Pencerahannya.Variabel saya ada 3, sedangkan total responden ada 100, Jika saya mengikuti rumus diatas (k ; n-k)
    bearti (3 ; 100 - 3) = (3 ; 97)

    Tetapi di F tabel tidak tersedia.
    Mohon Pencerahaannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika tidak ada angka pas 97 maka pakai N terdekat pak.. misal 95 atau jika tidak ada juga pakai N 100, karena selisih nilainya tidak terlalu jauh

      Hapus
  35. selamat siang pak sahid saya mau bertanya untuk sampel diatas itu data primer ya pak..kalo untuk data sekunder sampel perusahaan ada 7 perusahaan dan penelitian selama 5 tahun berarti n itu 35 atau 7? terimakasih mohon jawabanya.

    BalasHapus
  36. Assalamualaikum. Pak saya mmbuat skripsi judul pengaruh profitabilitas dan kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan lalu saya mau tanya apa kah kalau uji regresi linier bergnda constanta minus tidak masalah?
    Karna angka menunjjukan y= -0.879+13.985x1+1.670x2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. nilai contanta minus itu tidak masalah pak..sebab fokus penelitian adalah pengaruh variabel independent terhadap variabel dependen

      Hapus
  37. Mas mau tanya skripsi saya kan tentang
    Hubungan antara komunikasi efektif guru dengan prestasi belajar ipa .

    Nahhh dalam perhitungan uji signifikansi regresi itu setelah di hitung Fhitung saya 1.15 dan Ftabel 1.5 itu maka Ho di terima berarti tidak ada hubungannya itu bagaimana yah seharusnya HO di tolak

    Jadi yang dirubah itu dari yang mana yahh?
    Mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. lihat juga nilai signifikansi (Sig) jika nilai lebih kecil dari 0,05 maka ada pengaruh komunikasi terhadap prestasi

      Hapus
  38. Saya mau tanya mas
    Saya kan sudah dapat hasil uji F dan uji t menyatakan f hitung > dari f tabel dan tingkat signifikansinya juga < dari 0,05.Tapi dosennya tanya, berapa persen tingkat pengaruhnya?.
    Bagaimana cara mengkonversi hasil spss itu jadi persen?
    Terimaksasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk mengetahui berapa % sumbangan pengaruh maka anda pelu menghitung SE dan SR..simak panduannya: Cara Menghitung SE dan SR dalam Analisis Regresi Linear Berganda

      Hapus

Silahkan tinggalkan jejak sobat disini. Sehingga saya tau bahwa artikel di atas bermanfaat. Terimakasih