About Us

Profil Admin Blog SPSS Indonesia | Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya. Ungkapan di atas kiranya sangat bijak dan mempuyai makna yang cukup mendalam khususnya bagi diri saya. Begitu pula motivasi saya dalam menekuni blog ini, Insallah jika Allah mengendaki.
SPSS Indonesia adalah blog pribadi yang bertemakan tentang bagaimana cara melakukan analisis data dengan program SPSS. Pembuatan blog ini terinspirasi ketika saya sedang mengerjakan skipsi di bangku perkuliahan. Dalam pembuatan skripsi tersebut saya dengan beberapa teman memilih untuk jenis penelitian kuantitatif. Awalnya pembuatan skripsi berjalan lancar sampai bab 3, masalah baru muncul kemudian ketika saya mulai mengerjakan bab 4, di bagian ini saya di tuntut melakkukan analisis data dengan menggunakan program SPSS.

Berbagai upaya pun sempat saya lakukan untuk dapat lolos dari pekerjaan bab 4 ini, mulai dari bertanya kapada teman, brosing di internet, membaca buku-buku terkait, bahkan sampai kursus singkat dengan pengelola rental jasa olah data SPSS di dekat kampus pun saya lakukan.

Pekerjaanpun menjadi terasa berat, karena mengoperasikan program SPSS untuk mengolah data bukan sesuatu yang mudah dan sederhana, sebagaimana yang saya bayangkan sebelum memilih jenis penelitian kuantitatif. Namun, dengan doa, kerja keras, pantang menyerah (dan keyakinan bahwa di balik kesulitan pasti ada kemudahan), saya berhasil menyelesaikan skripsi tersebut dengan tepat waktu, sehingga mendapatkan predikat Cumlaude di salah satu universitas di kota Surakata tahun 2013. Alhamdulillah…

Beranjak dari pengalaman di atas, melalui blog ini saya ingin berbagi sedikit ketrampilan yang saya miliki khususnya dalam mengoprasikan program SPSS untuk menganalisis data terlebih bagi teman-teman yang sedang kesulitan dalam menyelesaikan tugas, skripsi, tesis, maupun yang lainnya.

Sekilas Biodata Admin SPSS Indonesia
Sahid Raharjo, S.Pd
Nama : Sahid Raharjo, S.Pd
Alamat : Juwiring, Klaten, Jawa Tengah
Telp. Hp : -
Email : sahidraharjo14@gmail.com
Blog saya : www.konsistensi.com | www.spssindonesia.com | bangsahid.blogspot.com

Demikian pemaparan yang sekaligus menjadi pengalaman pribadi saya, semoga dengan adanya blog SPSS Indonesia ini dapat memberikan manfaat bagi siapapun yang berkunjung di dalamnya. Terimakasih…

47 Responses to "About Us"

  1. Assalamualaikum.
    Kak numpang nanya, dalam penelitian kuantitatif yang menggunakan uji beda apakah harus melakukan uji normalitas terlebih dahulu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam..iya harus di uji normalitas terlebih dahulu mbak pakai normalitas.. shapiro wilk

      Hapus
    2. Ada gak kak buku panduan yg menjelaskan bahwa uji beda harus melakukan uji normalitas dengan shapiro wilk? Biar landasannya lebih kuat

      Hapus
    3. silahkan mbak buka bukunya singgih santoso

      Hapus
  2. saya punya kasus penelitian di 3 perusahaan.
    variabel independen ada 2 dan diukur dengan skala ordinal yang akan ditransformasi ke interval. dari 3 perusahaan akan diambil sekitar 50 reseponden
    maka data X1 dan X2 nya akan ada 50 juga.

    analisis seperti apa yang harus saya lakukan ?

    nah untuk variabel dependen (Y) akan menggunakan skala interval. hanya saja datanya tidak akan 50. datanya hanya ada 3 sesuai dengan jumlah perusahaan.
    Misal Persh A nilai 85 Baik
    Persh B nilai 60 Cukup
    Persh C nilai 75 Baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti jumlah respondennya atau objek penelitiannya berbeda pak?

      Hapus
  3. Assalamu'alaikum. Mau tanya, apakah di dalam uji hipotesis komparatif mencari perbedaan prestasi belajar peserta didik laki-laki dengan perempuan memerlukan desain penelitian Quasi Experimen? tes belajar yang saya gunakan hanya postest saja tanpa preetest. Terima kasih. Wassalamu'alaikum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam..saya kira akan lebih tepat jika menggunakan uji paired sample t test dan independen sample t test pak

      Hapus
  4. assalamualaikum wr.wb, maaf pak mau tanya ataukah ada cara untuk menguji sebuah tindakan manajemen laba pada perusahaan? misalnya terdapat 40 perusahaan manufaktur, lalu ada indikasi manajemen laba sebanyak 18 perusahaan. bagaimana kah cara saya untuk menarik kesimpulan bahwa perusahaan manufaktur melakukan manajemen laba?
    terimakasih pak, wassalamu'alaikum wr.wb

    BalasHapus
  5. pak mau tanya
    jika penelitian lebih dari 2 variabel pada uji f berpengaruh dan signifikan tetapi pada uji t dari ke 2 variabel tidak signifikan jadi bagaimana apakah penelitian bisa diterima

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam uji t (partial) variabel X1 dan X2 tidak berpengaruh terhadap variabel Y.. sementara pada uji F (Simultan) ariabel X1 dan X2 berpengaruh terhadap variabel Y.. hal yang demikian ini wajar dan serint terjadi..seperti ilmu lidi.. jika sendiri gampang patah. namun jika banyak akan kuat

      Hapus
  6. assalamu"alaikum pak, saya sedang mau tanya, saya sdg mengolah data 15 kuesioner dengan 25 responden tp dengan bbrp jenis ada yang 3 pilihan jawaban objektif, 2 pilihan objektif, 4 dan 5 pilihan objek tif, lalu ada kuesioner likert yang teriri dari 2 pertanyaan negatif dan 2 pertanyaan positf, saya sudah melakukan uji validitas sekaligus tapi hasilnya yang valid tidak lebih dari 4 item pertanyaan, sudah saya ulang berklai kli tapi hasilnya tetap banyak yang tidak valid, bagaimana solusinya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. sebaiknya anda membaca artikel tentang masalah tidak valid dan solusinya: Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

      Hapus
  7. siang pak, mohon bantuannya, saya sedang membuat research paper .. dsini saya harus menguji rencana 1 2 3 dan harus mencari tahu manakah yang dapat digunakan atau paling efektif dan efisien, disini saya memiliki data pendapatan, pengeluaran, idle time serta permintaan konsumen dalam satuan TON. mohon bantuannya karena saya bingung untuk mengelola angkanya, data mana yang dipakai serta didalam spss uji apa yang saya hrus pakai. terimakasih.

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum pam, saya mau bertanya .
    Saya sedang melakukan penelitian trhadap pengaruh intervensi pada pda suatu keadaan, kemudian yg akan di input hasil dr pre dan post. Nah skrang saya bingung apa kah saya hrus melakukan uji normalitas data trlebih dahulu kemudian memakai uji beda independet t tes atau lgsg memakai uji beda wilcoxon. Karena data yg saya pakai adalah pre dan post. Makasih mohon dibalas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. untuk data pre-test dan post-test maka yang perlu mbak lakukan adalah Uji normalitas Shapiro Wilk, jika data normal maka pakai uji paired sample t test.. sementara jika data tidak normal pakai uji wilcoxon.. itu langkah-langkahnya..selamat mencoba

      Hapus
  9. Materi Pembelajarannya bagus bagus pak... Semoga sukses selalu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin..terimakasih pak..semoga bermanfaat untuk kawan2 yang sedang belajar SPSS

      Hapus
  10. Mau tanya, saya mau mengukur gap antara gaya kepemimpinan yang diterapkan dengan yang diharapkan, kemudian hasil gap tersebut dikaitkan dengan kinerja karyawan, semakin kecil gap, semakin baik kinerja karyawan. Caranya gimana ya? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan..untuk menguji hipotesis ini gunakan analisis regresi

      Hapus
  11. Assalamualaikum Pak
    salam kenal saya arista mau tanya klo data tidak homogen pakai uji spss apa ya? membandingkan dua data dengan jumlah data 1 dan 2 berbeda
    terimaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. data normal namun tidak homogen.. gunakan uji independent sample t test..nanti mengacu pada hasil output equal not assumed

      Hapus
  12. Minta tolong skali mas kirimin paswordnya. Mas apa password file rarya ini?

    BalasHapus
  13. pak.. sya mau minta solusi untuk menaikan tinggak signifikan dengan cara apa ya? untuk uji regresi linear berganda.

    BalasHapus
  14. Pak saya mau tanya. saya sedang menyusun skripsi
    dimana variabel X1, Y , dan Z (Moderasi)
    untuk melakukan uji asumsi klasik
    untuk kolom variabel independent nya saya masukkan variabel X aja, atau Variabel moderasinya juga ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. variabel moderasi dimasukkan juga ke indpendent pak

      Hapus
  15. Pak mohon bantuannya utk skripsi saya.., untuk uji asumsi klasik pada penelitian dengan menggunakan var intervening menggunakan uji apa aja ya? seperti uji normalitas, multikolonieritas, heterokedastisitas, dan autokorelasi. itu udah tepat atau ada yang perlu ditambah atau dikurangi ya pak ujinya?
    terimakasih banyak pak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk data primer maka tidak perlu melakukan uji autokorelasi mbak

      Hapus
    2. kalau datanya sekunder maka test nya termasuk itu semua ya pak??

      Hapus
    3. Jika data skunder maka Iya semuanya mbak

      Hapus
    4. kalau intervening kan ada 2 model penelitian ya pak, nanti di spss nya itu yg diuji dua kali mulai dari uji asumsi klasik atau mulai dr uji statistik aja ya?

      Hapus
  16. Assalamualaikum. Kalomisal mnrut pearson saya sudh valid, tp utk signifikasi nya msh tinggi. Kira2 boleh apa ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. mengapa mbak bisa mengatakan valid sedangkan nilai sig di atas 0,05

      Hapus
  17. Pak mau tanya hasil penelitian saya Thitung kurang dari T tabel, sedangkan signifikansi kurang dari 0,05 itu kesimpulan hipotesis nya gmn ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apakah t hitungnya bernilai negatif pak??

      Hapus
  18. assalamu'alaikum
    mas gimn cara download aplikasi spssnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikumsalam..langsung download di situs resmi SPSS saja pak www.ibm.com

      Hapus
  19. Pak saya mau tnya soal normalitas saya tidak normal.. langkah langkah untuk pembenarannya bgmn ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lakukan transformasi data ke Ln..lalu uji normalitas ulang dengan data Ln tersebut

      Hapus
  20. Assalamualaikum mas.. Saya ingin konsultasi, saya mempunyai data berupa satuan waktu (00:00:00) mengenai data cycle time proyek, enaknya bisa pakai uji apa ya dengan menggunakan SPSS atau yg lain?

    Mohon sedikit pencerahannya mas, terima kasih... Wa'alaikumussalam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam..hipotesisnya ingin mencari tahu apa dulu pak?

      Hapus
  21. assalamualaikum pak, boleh saya berkonsultasi ? jadi saya punya data pada awalnya hanya pengaruh konsentrasi terhadap kematian, namun dalam penelitian ternyata ada pengaruh suhu ruangan. setelah revisi, saya disuruh analisis determinasi untuk melihat korelasi sebenernya kematian itu lebih diakibatkan oleh perlakuan atau malah diakibatkan oleh suhu

    nah kira kira analisisnya pake apa ya pak ? apakah analisis regresi berganda atau bagaimana ? mohon pencerahanya , terima kasih

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak sobat disini. Sehingga saya tau bahwa artikel di atas bermanfaat. Terimakasih