Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS

Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS | Selamat malam, jumpa lagi dengan blog SPSS Indonesia. Sekedar mengingatkan bahwa setelah sobat mampu mempraktekkan Uji Validitas dan Uji Reliabilitas terhadap angket penelitian, kini saatnya kita berlatih lagi ketingkatan uji prasayarat analisis data yakni uji normalitas.

Jika dilihat dari kata dasarnya “normal” pasti sobat sudah mempuyai gambaran seperti apakah kegunaan uji normalitas itu? Yaa benar sekali, uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah data penelitian yang dilakukan memiliki distribusi yang normal atau tidak.

Uji normalitas merupakan salah satu bagian dari uji persyaratan analisis data atau uji asumsi klasik, artinya sebelum kita melakukan analisis yang sesugguhnya, data penelitian tersebut harus di uji kernormalan distribusinya. Tentun sobat juga sudah tahu, kalau data yang baik itu adalah data yang normal dalam pendistribusiannya.

Dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas yakni : jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka data tersebut berdistribusi normal. Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka data tersebut tidak berdistribusi normal.

Sudah cukup jelas bukan penjelasan tentang uji normalitas di atas, selanjutnya kita masuk ke bagian Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS. Sebagai contoh saya mempuyai data Motivasi Belajar (X) dan Prestasi Belajar (Y), untuk datanya lihat gambar di bawah ini.

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

Langkah-langkah Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS :
1. Langkah pertama adalah persiapkan data yang dingin di uji dalam file doc, excel, atau yang lainnya untuk mempermudah tahapannya nanti.
2. Buka program SPSS pada komputer sobat. klik Variable View, dibagian pojok kiri bawah.
3. Selanjunya, pada bagian Name tulis saja Motivasi kemudian Prestasi, pada Decimals ubah semua menjadi angka 0, pada bagian Label tuliskan Motivasi Belajar kemudian Prestasi belajar, abaikan yang lainnnya.

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

4. Setelah itu, klik Data View, dan masukkan data Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar yang sudah dipersiapkan tadi, bisa dengan cara copy-paste.

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

5. Langkah selanjutnya, kita akan mengubah data tersebut ke dalam bentuk unstandardized residual, caranya adalah : dari menu SPSS pilih menu Analyze, kemudian klik Regression, dan pilih Linear

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

6. Muncul kotak dialog dengan nama Linear Regression, selanjutnya masukkan variabel Prestasi Belajar (Y) ke Dependent, masukkan variabel Motivasi Belajar (X) ke kotak Independent (s), lalu klik Save

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

7. Akan mucul lagi kotak dialog dengan nama Linear Regression:save, pada bagian Residuals, centang (V) Unstandardized (abaikan kolom yang lain), Selanjunya klik Continue, lalu klik OK, maka akan muncul variabel baru dengan nama RES_1, abaikan saja output yang muncul dari program SPSS.

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

8. Langkah selanjutnya, pilih menu Analyze, lalu pilih Non-parametric Test, klik Legaci Dialog, kemudian pilih submenu 1-Sample K-S

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

9. Muncul kotak dialog lagi dengan nama One-Sampel Kolmogorov-Smirnov test, selanjutnya, masukkan variabel Unstandardized Residuals ke kotak Test Variable List, pada Test Distribution centang (V) Normal

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

10. Langkah terkahir yakni klik OK untuk mengakhiri perintah, Selanjutnya lihat tampilan Outputnya, tinggal kita interprestasikan supaya lebih jelas.

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov SPSS

Berdasarkan output di atas, diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,977 lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang kita uji berdistribusi normal.

Bagaimana cukup jelas bukan, Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS, jika sobat teliti dan jeli saya yakin sobat dapat dengan mudah mempraktekkannya. Jika sobat merasa tutorial di atas terlalu rumit atau bagaimana silahkan berkomentar? Rekomendasi Artikel : Cara Melakukan Uji Linearitas dengan Program SPSS

Tambahan : jika anda ingin melihat normalitas untuk nilai residual bisa juga menggunakan cara lain yakni dengan Uji Normal Probability Plot dalam Model Regresi dengan SPSS

[Search : Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS, Langkah-langkah Uji Normalitas dengan Program SPSS, Tutotial Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS, Panduan Uji Normalitas dengan Software SPSS]
[Img : Dokumen hasil olah data dengan bantuan program SPSS versi 21]
Lihat Juga: VIDEO Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS

260 Responses to "Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS"

  1. terimakasih, sangat membantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke mas, sama2 jangan sungkan jika ada yang kurang jelas gih, utk perbaikan artikel

      Hapus
    2. Mau tanya, sebenarnya kalo data primer itu kalo mau melakukan uji asumsi klasik data yg digunakan setelah tabulasi itu jumlah atau rata* ya? Trimakasi mohon infonga

      Hapus
  2. terima kasih pak infonya sangat membantu.
    namun saya bingung, sampel saya kan 4 kelas, uji homogenitasnya gimana ya?

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Oke sama2.. mudah2an sukses dengan cara diatas.. terimakasih telah mampir.

      Hapus
  4. Balasan
    1. Iya sama2 mbak lia Risfi.. mudah-mudahan bermanfaat.. jangan bosen mampir sini.hehe

      Hapus
  5. Mas mau tanya,kalo data saya gak berdistribusi normal atau hasil kolmogrof nya dibawah 0.05 itu gmna ya mas??ada cara pengobatannya gak??makasi mas,mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya belul jika nilai signifikansinya kurang dari 0,05 itu tidak normal.. jika mbak menggunakan data skunder bisa dengan cara transformasi data.. namun jika pakai data primer.. bisa order mbak untuk solusinya.. karena cukup panjang jika dijelaskan carany...

      Hapus
  6. Mas, mau nanya, kalau nilai sig.nya pas 0,05, datanya termasuk normal atau tidak ya? terima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau pas persis saya belum pernah mengalami mbak.. di belakang komanya gimana?

      Hapus
  7. tanya mas? walaupun data kita itu parametrik,untuk menguji normalitasnya tetap paki nonparametrik ya mas?

    BalasHapus
  8. bainya pakai parametrik juga mas.. biar konsisten dengan datanya

    BalasHapus
  9. Terima kasih atas informasinya.
    Saya mau tanya, kenapa kita perlu melakukan langkah ke-5,yaitu unstandardized residual,?? lalu syarat menguji normalitas pake Kolmogorov itu apa ya?
    Terima kasih atas bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langkah Kelima adalah uji Normalitas dengan unstandardized residual, dimana termasuk dari bagian uji asumsi klasi atau uji syarat sebelum dilakukannya analisis regresi mas

      Hapus
  10. Terimakasih infonya Mas, saya mau tanya apabila ada 2 variabel bebas apakah hasil nilai residualnya hanya 1 atau harus dilakukan 2 kali pengujian mas? Terimakasih sebelumnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan kenapa untuk model regresi, uji normalitasnya dilakukan pada nilai residual ya? mohon pencerahannya, terimakasih banyak :)

      Hapus
    2. Selamat siang.. dalam uji normalitas one sample kolmogorov, kenapa harus nilai residualya.. karena yang di uji asumsi normal dalam regresi mbak.. jadi bukan normalitas variabel secara terpisah..

      Hapus
  11. info yang bagus.
    saya suhardi. saya memasukan data dan cara diatas di spss ver, 22 tapi hasilnya berbeda. apa yang salah? apakah ada settingan lagi di program spss ver. 22?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih pak.. jujur belum menggunkan spss versi 22.. kalau langkah-langkahnya tepat dengan SPSS versi 11-21 hasilnya sama kayak di atas pak..

      Hapus
    2. iya pa.. saya juga beda hasilnya di spss v.22, (tertulis test statistic dan hasilnya beda, begitupula dengan nilai .sig beda juga) kenapa ya??

      Hapus
    3. Kalau dicoba secara manual kira2 lebih tepat versi 22 atau sebelumnya?

      Hapus
  12. saya mau nanya mas, kalo data sekundernya hanya berjumlah 17,apakah tetap bisa dilakukan pengujian menggunakan aplikasi spss?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada dasarnya spss hanyalah alat untuk mempermudah analisis data.. jadi boleh-boleh saja mas.. pakai manual juga boleh.. excel juga boleh, atau yang lainnya

      Hapus
  13. Mas, kalau CI nya 95% melihat sig nya yg Asymp sig (2 tailed) atau yg Monte Carlo sig?terima kasih mas

    BalasHapus
  14. Mas saya mau tanya, uji diatas hasil saya normal ... Tapi pas uji koefisien korelasi asilnya signifikan >0,05 tidak <0,05 ... Uji apa yg bisa saya gunakan ya mas biar hasilnya <0,05 ?

    Dan kalau saya mau uji normalitasnya setiap variabel, transformasi apa ya mas yg bisa saya pakai u/ data dummy? Saya sudah coba macam2 transformasi dan dibuang data yg terlalu besar/kecil tapi ttap 0000 .. Makasi mas

    BalasHapus
  15. Maaf saya mau tanya, jika data yg saya gunakan adalah data cross section, apakah perlu dilakukan uji normalitas ? karena ketika saya uji dgn kmirnov, skewness data tdk normal, namun saya lihat secara graph data menunjukkan normal.

    saya sudah transformasi data, var dependen saya sudah saya ln dan sudah saya tambah dummy, mohon bantuannya, terimakasih

    BalasHapus
  16. Mas boleh minta referensi buku ttg knp dlm uji kolmogorov harus pake data underdized itu. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh.. referensinya bukunya imam gozali.. cek covernya di sini mbak :

      http://www.spssindonesia.com/2014/01/hak-cipta-blog-spss-indonesia.html

      Hapus
  17. Mas, penelitian saya adalah analisis perbandingan. Variabel yang digunakan adalah dua variabel independen. bagaimana caranya untuk melakukan uji normalitas terhadap dua variabel independen tersebut? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas pakai uji normalitas pada menu eksplore mas pada spss

      Hapus
  18. TERIMA KASIH SANGAT MEMBANTU

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mas..dengan senang hati..semoga bermanfaat

      Hapus
  19. mau nanya, kalo data rasio dengan jumlah subjek 4 orang bisa diuji normalitas nda?

    BalasHapus
  20. terima kasih min, sangat membantu,,,semoga mengalir pahalanya. kebetulan saya lagi skripsi nie .....

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin.. terimakasih kembali mas..

      Hapus
  21. Balasan
    1. ada mas.. buka di dafta isi blog ini aja..lengkap kok

      Hapus
  22. permisi mas, mau nanya, jika nilai asymp sig=0,000 bagaimana? harus ditransformasi kah? makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba di transformas dan dilihat apakah jadi normal atau tidak mas..

      Hapus
  23. Pak mau tanya,
    data saya parametic dengan 2 variabel independen dan 1 variabel dependen
    jika saya ingin uji normalitas data, apakah saya harus regresi dahulu?

    sebelumnya saya uji normalitas tanpa regresi, salah satu variabel bebas saya tidak normal, saya coba dengan transform, saya pilih Ln, tapi outputnya yang seharusnya muncul execute justru muncul warning 602, dan di data view setelah di tranform ada tambahan kolom Ln...tapi nilai data variabel yang sebelumnya minus jadi kosong/blank? apakah saya bisa melanjutkan uji normalitas kembali?

    maaf yah Pak pertanyaannya panjang ^^

    BalasHapus
  24. 0,977 dengan 0,05 itu lebih besaran mana ya mas?

    BalasHapus
  25. saya ingin membandingkan siswa yang ikut pramuka (X1) dengan yang tidak ikut pramuka (X2), tanpa ada perlakuan sebelumnya. hanya membandingkan hasilnya.

    bagaimana cara menentukan mana yang masuk variabel (Y) Dependent dan yang masuk (X) Independent (s) ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih tepat dijika menggunakan uji normalita dengan http://www.spssindonesia.com/2015/05/cara-uji-normalitas-shapiro-wilk-dengan.html

      X1 masuk kategori 1 dan X2 masuk kategori 2

      Hapus
  26. terimakasih pak sahid raharjo. blognya sangat bermanfaat, saya ingin tanya, apabila setelah dilakukan uji normalitas dengan k-s muncul output :
    Asymp. Sig. (2-tailed) ,010c
    c. Lilliefors Significance Correction
    apa bisa di sebut normal? tolong penjelasanya
    terimakasih banyak

    BalasHapus
  27. mas saya mau tanya, kolmogorov-smirnov saya 1,654 tapi asypm. sig saya 0,008. itu termasuk normal atau tidak? kalo tidak normal apa ada cara lainnya? mohon dijawab yah mas buat deadline skripsi soalnya. terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. 0,008 lebih kecil dari 0,05 maka tidak normal mbak...

      Hapus
  28. pak, kalo variabel independen saya ada 5, pake uji normalitas kolmogorov sminorv bisa ga, Pak?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mbak.. dicoba dulu langkah-langkahnya ya

      Hapus
  29. makasih ya mas. artikelnya sangat berguna.

    saya seorang mahasiswa, sekarang sedang menyiapkan skripsi. saya memiliki 3 variabel, 2 independen, 1 dependen. bila salah satu dari variabel independen saya bernilai minus (dari 70 sampel, 46 memiliki nilai minus.)

    bagaimana mengatasinya ya mas? variabel saya yang bernilai minus adalah free cash flow yang didapatkan melalui perhitungan.

    BalasHapus
  30. mau nanya nih mas. bedanya kalo pake yg versi 16 sama yang versi 23 itu apa ya? kalo misal ada beda, outputnya beda juga ngga? makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebetulnya sih sama aja mbak hasi ujinya.. yang membedakkan biasanya hanya format outputnya.. seperi bedanya microsof office 2007 dengan 2010.. mudahan-mudahan terjawab

      Hapus
  31. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  32. Mas saya pake spss 22,..pas saya mau memasukan data ke tabel variabel dengan di copy-paste knp tidak bisa ya,..yang munculbukan angka malah tanda tanya (?) pada kolom-kolom tsb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pernak pakai yang versi 22..tapi hasilnya beda dengan versi dibawahnya dan uji manual.. sehingga saya tidak lagi memakai yang versi 22 mbak

      Hapus
  33. mas ketika variabel dependen terdiri dari dua data yaitu pretest dan posttest untuk uji normalitas gimana ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tanpa melalu pembuatan nilai res.. jadi langsung di masukkan ke uji kolmogorov

      Hapus
  34. Thankyou mas infonya,sangat membantu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama terimakasih telah meninggalkan jejak anda..hehe

      Hapus
  35. Mas, kalau variabel independennya 4 dependennya 1 variabel. bisa nggak pake uji normalitas kolmogorov-smirnov sprti penjelasan diatas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mbak.. dicoba aja..semoga berhasil

      Hapus
  36. saya mau nanya mas, misalkan data saya adalah parametrik bagaimana eksekusinya?apakah memang jalan satu-satunya hanya dengan kolmogorov spirnov?padahal kolmogorov spirnov termasuk dari non parametrik.. bagaimana ya mas? terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  37. Saya pakai spss 17, untuk uji 4 variabel x ada 2 yang tidak normal bagaimna mengatasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah dicoba pakai transformasi data pak

      Hapus
  38. mas besarann yang mana .038 atau 0.05 ?

    BalasHapus
  39. malem mas...mo nanya kalo pake 2 variabel independen, pada kotak legacy dialog apakah tetap pilih 1-sample-KS atau yang dibawahnya?

    BalasHapus
  40. bang author,
    ini ada sumber bukunya gak ya?trm kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada mas.. saya memakai rujukan dari bukunya imam ghozali

      Hapus
  41. Mas kalo menggunakan 1 kelas gimana ya uji normalitasnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa kok menggunakan nilai dari masing-masing siswa di kelas itu mas

      Hapus
  42. mas mau tanya, knapa harus menggunakan regresi dulu sebelum menggunakan K-S?
    trus ini setelah saya ikti dari mas nya.. hasil saya kok 0.047, nah biar bisa d ats 0,05 ituu gimana ya? apanya yang sekiranya perlu dbetulkan? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin yang mbak maksud menggunakan normalitas Kolmogorov smirnov dulu sebelum masuk ke analisis regresi.
      Mengatasi data yang tidak normal bisa dengan alternatif transfomasi data, tapi maaf untuk langkah-langkah transformasi data saya belum menulis artikelnya.. coba mbak search google aja

      Hapus
  43. Halo, siang. Artikel ini sangat membantu. numpang tanya ya, untung normality test ini, data ny ambil apa ya dr bagian sblmny? kalau sebelumnya di validity and reliability kan ambil data kuesioner. yg ini ambil total drmn ya? terima kasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mbak Jenniferj..data untuk uji normalitas diambil dari skor total masing-masing variabel.. skor total itu adalah penjumlahan jawaban atas item-item kuesioner dari variabel tersebut mbak..somoga terjawab

      Hapus
  44. bg, mau tanya, klu nilai sig 0.052 itu normal atau ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Normal mas.. karena 0,052 lebih besar dari 0,05000

      Hapus
  45. sekarang saya sedang mengerjakan skripsi yang judulnya hubungan interaksi edukatif dengan akhlak, masing" variabel saya dapat dari pnyebaran angket, dengan jumlah sample 42 skrng saya bingung harus memakai uji normalitas dengan metode apa mhon bantuannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uji normalitas dengan KS atau bisa juga menggunakan plots

      Hapus
  46. Blognya sngat brmanfaat, mas, saya mau tanya, knpa harus unstandrdized residual? Bukan stndardized, trus klo saya mau analisis data pake regresi bisakah pake kolmogorov smirnov test? Mksh mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih.. jika mau menguji normalitas dalam model regresi maka perlu unstandardized residual.. namun jika menguji normalitas masing-masing variabel langsung pakai kolmogorov smirnov test aja

      Hapus
  47. Pak saya mau tanya, data saya menggunakan 2 variabel independen dan 1 variable dependen, pada bagian No 6 ( Linear Regression) Variabel independen langsung di masukan berbarengan keduanya atau gimana?? dan langkah selanjutnya apakah masih sama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Variabel independen langsung dimasukkan besamaan mbak

      Hapus
  48. mau tanya data yang dimasukin pada data view dari pengolahan data apa ya?
    dari skor total kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dibeberapa buku ada yang pakai skor total ada juga yang pakai nilai rata-rata.. kalau saya sih pakai skortotal.. tapi Insyaallah hasilnya sama kok

      Hapus
  49. mas mesti dirubah kedalam bentuk unstandardized residual dulu yah? kalo langsung di analyze, ke dalam bentuk 1 sample K-S, gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya jawab pada komentar mas erik

      Hapus
  50. Mas mau tanya, kalau variabel independennya lebih dari 1, nanti masukin ke regresi linearnya jadi satu atau satu persatu?
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi satu mbak (variabel independent digabung)

      Hapus
  51. Maaf mas saya mau tanya, bagaimana menguji uji normalitas pada penelitian yang menggunakan moderasi? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Variabel moderasi berperan sebagai variabel independent mbak

      Hapus
  52. Maaf pak saya masih kurang jelas masalah data yg tidak normal (<0.05). Apa datax harus dirubah atau ada cara lain untuk menguji normalitas khusunya untuk data primer. Mohon solusinya...Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alternatif solusi mengatasi normalitas:
      1. Sebar ulang
      2. Transformasi data
      3. Outlier
      4. Prediksi data..

      Hapus
  53. Mas Saya mau tanya, cara masukin ke data view nyakuesioner gimana? saya pake 30 responden 17 Variabel X, 15 Variabel Y

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau memasukkan data untuk uji normalitas.. kita hanya menggunakan skor total atau juga boleh skor rata rata dari variabel x dan variabel y

      Hapus
  54. maaf pak mau tanya kalau salah satu variabel independen saya dummy bagaimana cara uji normalitas K-S nya? apakah langsung saja seperti biasa? mohon solusiya terimakasih sebelumnya...

    BalasHapus
  55. mas mau nanya,kalau uji faktorial itu untuk apa yah...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. analisis faktor berguna untuk mengetahui faktor mana yang unggul atau yang dominan dari beberapa variabel yang akan dipilih

      Hapus
  56. Mas, mau nanya dong. saya uji ini pakai spss 20 di laptop, saya kan tentang perbandingan. pH saliva Awal dan pH Saliva Akhir..datanya kan desimal tuh. ada yg 7,25. 7,65 pokoknya seperti ini desimalnya.
    nahh saya udah ikuti prosedur mas yang diatas itu dan dapet hasil dari Asymp. Sig. (2-tailed) itu .003 .. itu berarti 0,003 kan ya? kata mas kan >0,05 itu normal. berarti 0,003 itu bearti gak normal ya?

    tapi kok Test Distributionnya kok normal ya mas????
    trus saya coba spss 20 di komputer. hasil Asymp. Sig (2-tailed) itu ,507 mas.

    mana yang bener ya mas? bingung :(
    maaf ya mas baru pertama kali nyoba spss masih pemula jadi bingung :(

    BalasHapus
  57. maaf mengganggu mas, saya masih belum jelas beda uji normalitas shapirowilk dan kolmogorof. kebetulan sampel yang saya gunakan 56 orang. jadi harus menggunakan uji normalitas apa ya? penelitian saya menggunakan desain quasi eksperimen pre test post test.terimakasih atas jawabanyya

    BalasHapus
    Balasan
    1. uji normalitas di atas digunakan dalam analisis regresi.. jika analisis dalam desain quasi eksperimen adalah uji beda parametrik maka idealnya mbak menggunakan uji Normalitas Shapiro Wilk

      Hapus
  58. Mas, mau nanya klo data saya tidak normal, trus saya logn kan jd normal.. Nah utk tes selanjutnya data yg mana yg dipakai? Apakah harus yg sdh d logn kan?
    Karena jika saya pk data yg sdh logn , maka tdk lolos uji autokol dan heteros.. Kalo saya pakai data yg blm d logn hasilnya lolos.. Thx before

    BalasHapus
  59. Terimakasih banyak telah menjawab kebingungan say tentang uji ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama senang bisa membantu.. terimakasih kembali

      Hapus
  60. Pa kalo nila Signya 0,000 itu knp yaa hasil pre test kls kontrol begitu, dan ternyata kls eksperimenpun sama signya 0,000 saat uji normalitas,, kira-kira penyebabnya knp yaa Pa? saat dinyatakan tdk normal saya lngsngkan saja ke tahap uji Man U Whitney? krena pasti tdk homogen, benr tidak Pa,, terima kasih.. :)

    BalasHapus
  61. Maaf pak saya mau bertanya
    Sebelumnya terima kasih atas website dan artikel yang sangat luar biasa
    Untuk variabel tambahan unstandardized residual itu apa ya? Maksudnya definisi data tersebut itu data apa? Dan apakah terdapat sumber pustakanya?
    Terima Kasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terlalu berlebihan jika dikatakan luar biasa.. hehe
      Unstandardized residual adalah nilai residual dalam analisis regresi.. untuk sumber jurukan dalam artikel uji normalitas ini saya menggunakan bukunya pak Imam Ghozali Cek Daftar Pustaka

      Hapus
  62. maaf mau tanya bagaimana kalu angka yang akan diuji normalitas semuanya sama seperti semua angkany 8. saat dilakukan uji tidak keluar sig ny lalu bagaimana? trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang tidak akan keluar mbak kalau varian datanya sama semua seperti itu

      Hapus
  63. sy coba hasilnya 0,085 berarti normal kan.. tp ketika dicoba dgn cara langsung ke masing2 variabel terlihat salah satu variabel tidak normal.. bagaimana caranya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. uji normalitas res dengan kolmogoriv smirnov untuk mengetahui distribusi data normal atau tidak dalam analisis regresi..jika normal maka idelanya analisis regresi boleh dilakukan.. jika tidak normal pada variabelnya maka mbak bisa melakukan transformasi data

      Hapus
  64. alternatif kalo datanya tidak normal.
    1. persyaratanya terpenuhi atau belum ( dilakukan pada minimal 30 responden)
    2. outlier
    3. bahasa yang di gunakan untuk membuat instrumen di teliti lagi.
    4. konsultasi ke dosen pembimbing
    5. sebar ulang

    BalasHapus
  65. Selamat Sore Pak. Bila saya tidak menggunakan regresi, apakah saya perlu juga untuk mengubah data dalam bentuk unstandardized residual dalam melakukan uji normalitas ?

    Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kira tidak perlu mbak. karena uji normalitas dengan res ini untuk mengetahui kenormalan dalam model regresi

      Hapus
  66. Maaf mengganggu mas, kalo Kolmogorov Smirnov 0,142 tetatpi Asymp. SIg (2tailed), 0,200 dan ada keterangan Lilliefors Significance Correction apa itu normal. biasanya kalo Asymp. SIg (2tailed) itu harus besar minimal berapa sih mas? makasih mas, mohon di balas ya.

    BalasHapus
  67. selamat sore pak. terima kasih atas informasinya.
    pak,bagaimana kalau menguji jika x hanya sedangkan y ada 2 pak?

    BalasHapus
  68. selamat siang pak..
    artikelnya sangat bermanfaat
    saya mau tanya, bagaimana cara transformasi data untuk data yang tidak berdistribusi normal??
    penelitian saya 2 variabel X dan 1 variabel Y
    Apakah ketiga variabelnya dilakukan tranformasi data pak?

    BalasHapus
  69. MAS,,,sy mau nanya kalau sig .000 gmna mas?

    BalasHapus
  70. data yang dimasukan itu ko satu nilai ya pa? item saya ada yg 15 dan 12. mhn bantu jawab :D terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. contoh di atas adalah skor total dari item item pertanyaan atau kuesioner mbak

      Hapus
  71. maaf mas kalau asymp sig nya tertera c,d itu kenapa yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau pakai SPSS Versi 22 atau 23 memang ada huruf di belakang nilai signifikansinya (Asymp. Sig)

      Hapus
  72. maaf mau tanya, itu kan contohnya cuma satu variabel independen dan 1 variabel dependen, kalau variabel independen ada 2 gimana?
    terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh iya boleh.. caranya hampir sama mas.. pada waktu masul linear regression, mas tinggal masukkan 2 variabel independenya.

      Hapus
  73. maaf mau tanya, bagaimana caranya jika X1 & X2 terhadap Y (2 Variabel X & 1 Variabel Y), serta harus menggunakan Grafik Histogram dan Grafik P Plot?

    BalasHapus
    Balasan
    1. owh jika ingin uji normalitas dengan Grafik histogram dan P Plot. saudara dapat simak artikel berikut ini Uji Normalitas dengan Grafik dan Plots

      Hapus
  74. Balasan
    1. Sama-sama pak anton.. silahkan direkomendasikan kepada teman temannya yang sedang belajar spss..

      Hapus
  75. mas kalo uji normalitasnya nilai asymp.sig nya 0.075 itu normal atau tidak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. dalam uji normalitas dengan metode kolmogorov smirnov, nilai signifikansi 0,075 lebih besar dari 0,05. maka artinya normal

      Hapus
  76. Sore mas mau menanyakan, saya uji KS pakai spss 22.0 tapi kenapa pada kotak output KS yang diatas tulisan Asymp. Sig. (2-tailed) tidak muncul tulisan K-S Z seperti gambar diatas, malah muncul tulisan Test Statistik.. Saya sdh berusaha mencari jawabannya kemana2 tapi belum nemu sampai sekarang.. Mohon bantuannya, trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul memang untuk versi 22 tidak muncul Kolmogorovnya mbak.. maka bisa pakai yang test statistik untuk kolmogorovnya

      Hapus
  77. Terima Kasih Pak, Sangant Membantu. Terima Kasih Sekali Lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama pak Jefri senang bisa membantu, semoga bermanfaat

      Hapus
  78. Mas masukin data ke spss nya jmlh skor per siswa atau total skor per item (soal)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang dimasukkan jumlah skor per siswa mbak ajeng..

      Hapus
  79. pak saya mau tanya maksud angka yang terdapat pada standar deviasi, positive, negatif, serta kolmogorov-smirnov z pada tabel one sample itu apa ya? terimakasih

    BalasHapus
  80. makasih min bermanfaat banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih telah mampir kesini.. senang jika bisa bermanfaat bagi mbak aiko blue

      Hapus
  81. terimakasih infonya sangat berguna bagi saya pak :)
    pak saya mau tanya kenapa hasil output pada spss ver 20 dengan ver 22 kenapa beda ya pak? jiak saya pake ver 20 ksz .819 sedangkan jika pake ver 22 0.77 .
    jika saya menggunakan ver 22 berarti distribusi datanya tidak normal. mohon informasinya pak/ Terimakasih :)

    BalasHapus
  82. gimna kalo akhirnya begini ??? Warnings
    There are not enough valid cases to perform the One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test for Unstandardized Residual. No statistics are computed.

    BalasHapus
  83. Mas sya mau tanya nilai signya pas 0.05 termaksud normal tidak...

    BalasHapus
  84. Selamat sore pak. Saya mau bertanya bagaimana kalau data yg di pkai misalnya 2011-2016. Dan menggunakan sampel 27 perusahaan. Bagaimana cara input data nya ke spss pak? Apakai pertahun atau di gabung? Semisalnya di gabung apakah di gabung pertahun (contoh 2011 berurutan 27 perusahaan dst) atau per perusahaan (contoh perusahaan kode a tahun 2011-2015)? Terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  85. halo,saya ingin bertanya,saya memakai spss versi 23 dan hasil penelitian saya memakai uji one sample ks ini hanya sampai output pertama yang ada tulisan test statistic kemudia assym sig (2 taiiled) tidaak ada hasil seperti hasil output anda yang ada tulisan one sample ks kemudia assymp sig,namun hasil penelitian saya enunjukkan data berdistribusi normal,lalu bagaimana?

    BalasHapus
  86. izin bertanya,
    dosen sy memberi materi untuk uji normalitas dgn menambah KLIk PLOT lalu Y=dependent , X=ZRESID .. lalu centang histogram dan normal probability plot, lalu save Standarized .. apakah sma saja ?

    BalasHapus
  87. pada kasus independent variabelnya lebih dari satu itu bagaimana ya mas? apakah proses nya harus satu per satu? misalkan input Y dan X1 untuk mendapatkan residual1, input Y dan X2 untuk mendapatkan residual2 dst, yang selanjutnya pada proses berikutnya juga pengujian normalitas datanya juga satu per satu. mohon penjelasanya, terima kasih banyak.

    BalasHapus
  88. Good tutorial for beginners.
    Thank you

    BalasHapus
  89. Bisakah SPSS untuk design dengan Taguchi Method?

    BalasHapus
  90. terima kasih atas blognya pak, sangat bermanfaat
    saya mau bertanya pak, apakah ada perbedaan saat uji asumsi klasik bila memiliki 2 variabel moderasi?

    BalasHapus
  91. pak, apakah yang di masukan hanya variabel dependen sama independen saja? atau semua variabel ikut dimasukkan? seperti umur, jenis kelamin dsb. makasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk karakteristik responden seperti umur dan jenis kelamin tidak perlu dimasukkan pada saat uji normalitas pak.. karakteristik responden nanti digunakan untuk distribusi frekuensi. Baca :Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi

      Hapus
  92. Slmt pagi.,,,,uji normalitas yang paling cocok utk penelitian Experiment murni apa ya maas? pakek non parametric atau parametrik?

    BalasHapus
  93. Mas saya ingin bertanya. Jika uji normalitas data dengan 4 variabel, ternyata 2 variabel tidak normal, saat dilakukan transformasi data, apakah hanya 2 variabel yang bermasalah saja yang ditransformasi atau harus ke 4 variabel tersebut? Karena jika ke-4 variabel tersebut saya transformasi, malah terjadi multikol. terimakasih

    BalasHapus
  94. Terima kasih mas, saya mau nanya, bagaimana jika data yg saya miliki ada data pretest dan data posttest. Bagaimana cara melakukan uji normalitas yg sebenarnya ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika bentuk datanya adalah pretest dan posttest umumnya menggunakan uji normalitas shapiro Wilk.. silahkan baca tutorialnya : Cara Uji Normalitas Shapiro Wilk dengan SPSS

      Hapus
  95. ma'af numpang nanya, contoh diatas itu hanya untuk 2 variabel ya, apakah bisa uji normalitas 3 variabel bagaimana caranya... trims sebelumnya

    BalasHapus
  96. Tk Pak atas infonya. Kalau untuk uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov untuk Kinerja Keuangan (EPS,PBV, NPM, TATO) sebelum dan sesudah Merger & Akuisisi masing2 2 tahun bagaiman ya Pak?? Tk

    BalasHapus
  97. Pak mau tanya, kalau data yang tidak homogen itu, supaya homogen, harus diapakan ya pak ?
    Mohon pencerahannya pak, terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe.. jika data penelitian tidak homogen.. mbak bisa menggunakan statistik non parametrik

      Hapus
  98. mau tanya kalau di SPSS saya tulisannya Test Statistics bukan Kolmogrov Smirnov Z = 0,104 dan bawahnya Asymp lihat yg mana? soalnya kalao yg asymp hasilnya 0,0003 (Liliefors Correction) Apakah data saya berdistribusi normal?

    BalasHapus
  99. mas, kalo nilainya pas 0,05 gimana ya? punya saya pas 0,05

    BalasHapus
  100. Pagi mas, ingin tanya. Mengacu beberapa pertanyaan yg sudah diajukan oleh pembaca, pertanyaan saya :

    1. Jika tujuan penelitian mencari korelasi baik sederhana atau berganda, apakah tepat dilakukan uji normalitas dengan residual ?
    2. Apa cara ini hanya dapat dilakukan uji regresi baik regresi sederhana ataupun berganda ?
    3. Apakah cara ini juga berlaku untuk analisis jalur ?

    Terima kasih mas.

    BalasHapus
  101. mau Tanya mas, it variable independent saya kan ada 4, dan masing masing variable jumlah soalnya berbeda beda,, itu kita ambil rata2 nya dari masing2 soal aja apa jumlah total masing 2 soal?.. dependent variable saya ada 6 soal

    BalasHapus
  102. selamat malam pak, mau tanya
    sy sudah melakukan uji normalitas dan hasilnya data tdk berdiatribusi normal
    sedangkan variabel sy ada yg negatif jd tdk bisa di transformasi. bagaimana solusinya?
    terimakasih

    BalasHapus
  103. Assalamualaikum, Pak.

    Saya mau tanya, jika penelitiannya menggunakan 2 variabel independen dan 2 variabel dependen, haruskah dilakukan uji normalitas?
    Jika harus, tolong penjelasannya sedikit tentang caranya..!!!

    Mohon Bantuannya,
    Terima kasih.

    BalasHapus
  104. Unstandardized Residuals itu maksudnya apa ya om? Kenapa pengujian kolmogorov smirnov nya gak masing-masing variabel aja om? Tolong jelaskan ya om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika uji normalitasw dilakukan langsung untuk masing-masing variabel maka yang demikian ini disebut uji normalitas variabel..sedangkan jika melalui proses Unstandardized Residual maka uji normalitas ini digunakan untuk mengetahui apakah model regresi normal atau tidak

      Hapus
  105. syarat uji realibelitas itu >0.06, klw hasil nya > 0.0603, msh masuk ga ya. tks

    BalasHapus
  106. Mas itu ada yg typo di penjelasan awal. Bisa diedit ga? Hehe punten. Makasih

    BalasHapus
  107. saya ingin bertanya, saya memiliki 2 spss yaitu v19 dan v22, nah ketika saya run utk uji normalitas mengapa hasilnya bisa berbeda ya?

    BalasHapus
  108. Mas Bagaimana jika pada saat Linear regression dependen ada dua dan independen nya satu, jadi bagaimana ? mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika ada dua variabel dependen atau variabel terikat. maka uji normalitas untuk model regresi dilakukan dua kali juga.. jadi ada uji normalitas untuk masing-masing variabel dependen

      Hapus
  109. mas, saya ada masalah dalam regresi. kalau dalam dependent variablenya ada banyak pertanyaan, misalnya dependent variable saya ada 5 items, pakai likert scale. terus gimana cara input data untuk mengolah regresinya ya mas? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang digunakan dalam regresi adalah skor total dari 5 item yang mas pakai sebagai data penelitian.

      Hapus
  110. asalamualaikum pak, saya mau tanya
    kalo nilai ny .039 itu tergolong normal gak ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikumsalam. 0,039 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan data tidak berditribusi normal

      Hapus
  111. Pakm nilai signifikasi test saya 0.045 tp kok distribusi test saya normal ya pdhl 0.045 kn lbh kecil dr 0.05? Sya pake spss 16. Mohon penjelasan pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tulisan yang bapak masud adalah "test distribution is normal" di bawah output.. itu memang seperti itu walaupun nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05.. namun yang kita jadikan pedoman adalah nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 yang dianggap berdistribusi normal

      Hapus
  112. Mohon maaf Pak/Ibu yth jika berkenan tolong koreksi paragraf ke-4. Ada kesalahan redaksi disitu. Jika untuk kaum awam yang baru belajar seperti saya agar menghindari kesalahan pemahaman. "Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih lebih dari 0,05 maka data tersebut berdistribusi normal" Pada kalimat ini terdapat kesalahan. Trm ksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya revisi bagian dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas..Terimakasih mas bekti atas korelasinya..

      Hapus
  113. Terima kasih sekali pak atas postingan dan aktifnya bapak dalam menjawab setiap komentar. Sangat membantu sekali :)

    BalasHapus
  114. Terimakasih pak tulisannya sangat bermafaat.
    maaf sebelumnya saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan.
    saya sedang meneliti variabel :
    independen = 1
    dependen = 1
    moderasi = 1
    kontrol = 3
    yang saya ingin tanyakan :
    1. dalam penelitian saya tsb, memakai uji normalitas variabel atau uji normalitas regresi?
    2. apakah variabel kontrol di uji asumsi klasik jg? kalau iya, ditempatkan dikolom mana pada spss tsb?
    .
    terimakasih pak sebelumnya, berhrp bngt di bales. :)

    BalasHapus
  115. kalau dibawah 0,05 bermasalah pada uji slanjutnya gak bos?
    saya bingung.
    ada yg blg normalitas tidk terlalu kuat utk dijadikan uji normal atau tidaknya distribusi.
    dlm penelitian saya uji normalitas dibawah 0,05 yaitu 0,027

    BalasHapus
  116. Pak, itapakah tidak ada masalah mengenai mean 00000 seperti itu? Mohon infonya.

    BalasHapus
  117. pak saya ingin bertanya, kira-kira kalau sampel lebih dari 100 untuk uji normalitas baiknya dengan rumus apa ya? apakah bisa dengan rumus kolmogrov sminov? terimakasih

    BalasHapus
  118. terimakasih pak sangat bermanfaat

    BalasHapus
  119. Terima Kasih BAnyak. Sangat Membantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kembali, semoga tidak bosan dengan tulisan saya..hehe

      Hapus
  120. Selamat sore Mas Sahid
    Saya mau minta tolong beri tahu cara transformasi data dong. Saya udah coba pake transformasi SQRT namun asymp sig tetap 0,0000
    Apakah ada cara lain ? saya kurang mengerti Mas. Terimaksih

    BalasHapus
  121. Mas, saya pakai spss 23, knp hasil test kolmogorovnya gak keliatan ya ?

    BalasHapus
  122. Mas saya pakai spss 22 pas output spss nya hasil kolmogorov z nya ngak keluar tapi yang ada hanya test statistik trus pada nilai sygn nya senilai 200 c.d kenapa seperti itu mas? mohon bantuannya.. terima kasih

    BalasHapus
  123. mas mau tanya, saya kan bru beres ambl sample instrument saya berupa tes terdiri dari dua variable, nah yang aku bingung langkah apa selanjutnya ? untk mengetahui nilai korelasinya, apakah hrs melakukan uji normalitas dan homogenitas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau untuk korelasi mbak tinggal uji aja, namun sebelumnya lakukan uji normalitas dulu

      Hapus

Silahkan tinggalkan jejak sobat disini. Sehingga saya tau bahwa artikel di atas bermanfaat. Terimakasih