Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap | Untuk melakukan uji chi square terhadap data penelitian, kita dapat menggunakan fasilitas Crosstab (tabulasi silang) yang ada dalam program SPSS. Uji chi square atau sering disebut uji chi kuadrat (X kuadrat) bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel yang terdapat pada baris dengan kolom. Jenis data yang digunakan dalam uji chi square harus berbentuk data frekuensi berkala nominal atau ordinal (data kualitatif) atau dapat juga salah satu data berskala nominal atau ordinal. Uji chi square tidak dipakai untuk data berskala rasio maupun interval (data kuantitatif). Uji chi square merupakan bagian dari analisis statistik non parametrik. Oleh karena itu, penggunaan uji chi square untuk analisis data penelitian tidak memerlukan persyaratan asumsi normalitas data.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

Contoh Kasus Uji Chi Square dalam Penelitian

Seorang peneliti ingin mengetahui apakah terdapat “hubungan antara sumber air minum dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Juwiring Kabupaten Klaten tahun 2019”. Untuk mengukur (memperoleh data) variabel sumber air minum dan variabel kejadian diare tersebut, maka peneliti membagikan kuesioner atau angket kepada (30 responden) orang tua balita yang berkunjung ke Puskesmas Juwiring. Adapun bentuk kuesioner penelitian adalah sebagai berikut:

A. “Pertanyaan kuesioner variabel Sumber Air Minum” Apakah jenis sumber air yang anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Adapun pilihan jawabannya adalah sebagai berikut:
  1. PDAM
  2. Air Mineral
  3. Air Sumur
  4. Air Hujan
  5. Air Sungai

B. “Pertanyaan kuesioner variabel Kejadian Diare” Apakah anak balita anda pernah terkena diare dalam enam bulan terakhir? Adapun pilihan jawabannya adalah sebagai berikut:
  1. Tidak
  2. Ya

Kriteria atau kategori skor jawaban responden atas kuesioner penelitian di atas dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Variabel Sumber Air Minum. Jika responden menjawab “PDAM atau Air Mineral” maka diberi skor 1. Artinya sumber air minum terlindung. Sementara jika responden menjawab “Air Sumur atau Air Hujan atau Air Sungai” maka diberi skor 2. Artinya sumber air minum tidak terlindung.
  2. Variabel Kejadian Diare. Jika responden menjawab “Tidak” maka diberi skor 1. Artinya tidak diare. Sementara jika responden menjawab “Ya” maka diberi skor 2. Artinya diare.

Adapun data jawaban ke 30 orang responden tersebut dapat kita lihat pada gambar tabel di bawah ini.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

[Download data excel, input-output SPSS]

Langkah-langkah Uji Chi Square dengan SPSS Versi 21

1. Buka program SPSS, kali ini kita menggunakan SPSS versi 21. Setelah program SPSS terbuka, selanjutnya klik Variable View. Untuk proses pengisian properti variabel penelitian sesuai dengan ketentuan berikut ini.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

Properti variabel “Sumber Air Minum”, maka isikan:
Name ketikan Air
Type pilih Numeric
Width pilih 8
Decimals pilih 0
Label ketikan Sumber Air Minum
Untuk mengisi properti Values, maka klik kolom None pada “Values” sampai muncul kotak dialog “Value Label", pada kotak Value isikan 1 dan pada kotak Label isikan Terlindung, lalu klik Add. Tampak di layar.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

Berikutnya, isi kembali pada kotak Value dengan angka 2 dan pada kotak Label tuliskan Tidak Terlindung, lalu klik Add. Tampak di layar.


Jika sudah benar kemudian klik Ok
Missing pilih None
Columns pilih 8
Align pilih Right
Measure pilih Nominal
Role pilih Input

Properti variabel “Kejadian Diare”, maka isikan:
Name ketikan Kejadian
Type pilih Numeric
Width pilih 8
Decimals pilih 0
Label ketikan Kejadian Diare
Klik kolom None pada “Values” sampai muncul kotak dialog “Value Label", pada kotak Value isikan 1 dan pada kotak Label isikan Tidak Diare, lalu klik Add. Tampak di layar.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

Berikutnya, isi kembali pada kotak Value dengan angka 2 dan pada kotak Label tuliskan Diare, lalu klik Add. Tampak di layar.


Jika sudah benar kemudian klik Ok
Missing pilih None
Columns pilih 8
Align pilih Right
Measure pilih Nominal
Role pilih Input
Jika pengisian properti untuk variabel sumber air minum dan variabel kejadian diare dilakukan dengan benar, maka tampilan Data View SPSS akan tampak sebagaimana gambar di bawah ini.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

2. Jika sudah berhasil pada tahap mengisi properti variabel, langkah selanjutnya klik Data View. Kemudian masukan skor jawaban untuk variabel Sumber Air Minum dan variabel Kejadian Diare di atas ke sesuai kolom variabel yang tersedia. (bisa dengan cara copy paste dari file excel). Tampak di layar.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

3. Langkah selanjutnya, dari menu SPSS pilih menu Analyze, pilih Descriptive Statistics, lalu pilih Crosstabs…

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

4. Muncul kotak dialog dengan nama “Crosstabs”. Berikutnya masukkan variabel Sumber Air Minum ke kotak Row(s), kemudian masukkan variabel Kejadian Diare ke kotak Column(s). Tampak di layar.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

5. Langkah berikutnya klik Statistics... muncul kotak dialog dengan nama “Crosstabs: Statistics”, berikan tanda centang (V) pada bagian Chi-square, lalu klik Continue. Tampak di layar.

Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap

6. Terakhir klik Ok, maka akan muncul Output SPSS yang akan kita interpretasikan (tafsirkan).

Interpretasi Output Uji Chi Square dengan SPSS

Output 1 (Case Processing Summary)

Interpretasi Output Uji Chi Square dengan SPSS-Case Processing Summary

Berdasarkan output di atas diketahui bahwa terdapat 30 data yang semuanya di proses ke dalam analisis (maka tidak ada data yang missing atau hilang), sehingga tingkat kevalidannya adalah 100%.

Output 2 (Sumber Air Minum * Kejadian Diare Crosstabulation)

Interpretasi Output Uji Chi Square dengan SPSS

Dari output di atas terlihat tabel tabulasi silang yang memuat informasi hubungan antara variabel sumber air minum dengan variabel kejadian diare. Cara menafsirkan: misal pada baris 1 kolom 1, pada tabel Count terdapat angka 10. Angka ini menunjukkan ada 10 balita yang meminum air dari sumber air kategori terlindung dimana 10 balita tersebut tidak mengalami diare. Begitu seterusnya cara menafsirkan untuk angka-angka yang lain.

Output 3 (Chi-Square Tests)

Interpretasi Output Uji Chi Square dengan SPSS Chi-Square Tests

Sebelum kita menafsirkan tabel output “Chi-Square Tests” di atas, maka terlebih dahulu kita perlu membuat rumusan hipotesis (kesimpulan sementara) yang di ajukan dalam penelitian ini serta melihat dasar pengambilan keputusan dalam uji chi square.

Rumusan Hipotesis Penelitian

H0: Tidak ada hubungan antara Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare pada balita di wilayah kerja Pukesmas Juwiring Kabupaten Klaten tahun 2019.
Ha: Ada hubungan antara Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare pada balita di wilayah kerja Pukesmas Juwiring Kabupaten Klaten tahun 2019.

Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji Chi Square

Menurut Singgih Santoso (2014: 222) Pedoman atau dasar pengambilan keputusan dalam uji chi square dapat dilakukan dengan cara melihat nilai tabel output “Chi Square Test” dari hasil olah data SPSS. Dalam pengambilan keputusan untuk uji chi square ini, kita dapat berpedoman pada dua hal, yakni membandingkan antara nilai Asymp. Sig. dengan batas kritis yakni 0,05 atau dapat juga dengan cara membandingkan antara nilai chi square hitung dengan nilai chi square tabel pada signifikansi 5%.

Pengambilan Keputusan Berdasarkan Nilai Signifikansi (Asymp. Sig)
  1. Jika nilai Asymp. Sig. (2-sided) < 0,05, maka artinya H0 ditolak dan Ha diterima.
  2. Jika nilai Asymp. Sig. (2-sided) > 0,05, maka artinya H0 diterima dan Ha ditolak.

Pengambilan Keputusan dan Kesimpulan Hasil Uji Chi Square: Berdasarkan tabel output di atas diketahui nilai Asymp. Sig. (2-sided) pada uji Pearson Chi-Square adalah sebesar 0,003. Karena nilai Asymp. Sig. (2-sided) 0,003 < 0,05, maka berdasarkan dasar pengambilan keputusan di atas, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat diartikan bahwa “Ada hubungan antara Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Juwiring Kabupaten Klaten tahun 2019”. Hal ini dapat diartikan pula bahwa semakin terlindung sumber air yang diminum oleh balita maka kejadian diare akan semakin menurun, demikian sebaliknya semakin tidak terlindung sumber air yang minum oleh balita maka kejadian diare akan semakin meningkat.

Catatan: dibagian bawah tabel output Chi-Square Tests terdapat keterangan “0 cells (0,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 6,00” yang berarti bahwa asumsi penggunaan uji chi square dalam penelitian ini sudah memenuhi syarat. Sebab tidak ada sel yang memiliki frekuensi harapan di bawah 5 dan frekuensi harapan terendah adalah sebesar 6,00. Sementara jika asumsi atau persyaratan uji chi square untuk penelitian anda tidak terpenuhi, maka pengambilan keputusan untuk uji hubungan berpedoman pada nilai atau angka yang terdapat pada hasil uji Fisher's Exact Test.

Pengambilan Keputusan Berdasarkan Nilai Chi Square
  1. Jika nilai chi square hitung > chi square tabel, maka artinya H0 ditolak dan Ha diterima.
  2. Jika nilai chi square hitung < chi square tabel, maka artinya H0 diterima dan Ha ditolak.

Berdasarkan tabel output “Chi-Square Tests” di atas diketahui nilai chi square hitung adalah sebesar 8,889. Selanjutnya mencari nilai chi square tabel untuk df = 1 pada signifikansi (α) 5% atau 0,050 pada distribusi nilai chi square tabel statistik. Maka ketemu nilai chi square tabel adalah sebesar 3,841. Lihat gambar.

Distribusi nilai chi square tabel statistik

[Download Distribusi Nilai Chi Square Tabel]

Karena nilai chi square hitung 8,889 > chi square tabel 3,841, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan di atas, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diartikan bahwa “Ada hubungan antara Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Juwiring Kabupaten Klaten tahun 2019”.

Setelah mengetahui bahwa ada hubungan antara Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Juwiring Kabupaten Klaten tahun 2019. Maka pertanyaan selanjutnya adalah seberapa kuat hubungan antar variabel tersebut? Pembahasan tentang tingkat kekuatan hubungan dalam uji chi square ini akan kami sajikan pada artikel yang lain.

Demikian pembahasan mengenai cara melakukan uji chi square atau uji chi kuadrat dengan SPSS serta interpretasinya. Semoga panduan ini dapat bermanfaat bagi anda yang sedang mengerjakan penelitian (tugas, skripsi maupun tesis) dengan program SPSS. Berikutnya akan dibahas mengenai Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif dengan SPSS

[Search: Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap, Cara Uji Chi Square Menggunakan SPSS, Cara Uji Chi Square dengan SPSS Versi 21 Lengkap, Langkah-langkah Uji Chi Square atau Uji Chi Kuadrat SPSS, Chi-Square Tests dengan Program SPSS] - [Source: Singgih Santoso. 2014. Panduan Lengkap SPSS Versi 20. Jakarta: Gramedia | Umiati. 2010. Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Nogosari Kabupaten Boyolali Tahun 2009. Skripsi. Surakarta. FIK. UMS]
VIDEO Tutorial Cara Uji Chi Square dengan Program SPSS
UPDATE INFO: JUM'AT, 10 MEI 2019

94 Responses to "Uji Chi Square dengan SPSS Serta Interpretasi Lengkap"

  1. Mudah-mudahan bermanfaat.. terimakasih

    BalasHapus
  2. Sangat membantu.. Harap bisa posting artikel yg bermanfaat lainya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, senang dapat membantu.. silahkan dibagikan ketemen2nya

      Hapus
  3. Balasan
    1. sama-sama mas.. jangan bosen mampir sini lagi

      Hapus
  4. Balasan
    1. Sama-sama mas yudi..jangan bosen maen kesini lagi

      Hapus
  5. Balasan
    1. sama sama mas.. senang bisa membantu.. jangan sungkan mampir sini lagi

      Hapus
  6. Mas Sahid, mohon bantuannya untuk pertanyaan saya. saya ingin melihat apakah ada korelasi antara 2 variabel seperti berikut:
    variabel 1: pelatihan
    variabel 2: peningkatan skill
    pada hasil kuesioner disimpulkan pada tabel seperti ini:
    5 orang sangat setuju dengan pelatihan, sangat setuju juga skill meningkat
    3 orang sangat setuju dengan pelatihan, setuju juga skill meningkat
    1 orang sangat setuju dengan pelatihan, tidak setuju skill meningkat
    4 orang setuju pelatihan, sangat setuju skill meningkat
    6 orang setuju pelatihan, setuju skill meningkat
    3 orang setuju pelatihan, tidak setuju skill meningkat
    1 orang tidak setuju pelatihan, setuju skill meningkat
    1 orang tidak setuju pelatihan, tidak setuju skill meningkat
    3 orang tidak setuju pelatihan, sangat tidak setuju skill meningkat.

    pertanyaan saya, bagaimana cara input data pada variabel data jika ingin melakukan analisis crosstab. terima kasih atas bantuannya mas, wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kira atikel di atas sudah menjawab pertanyaan ini pak.. initinya pada saat penginputan data yakni proses pengkodean data pak

      Hapus
  7. Sangat bermanfaat pak terimakasih. tapi pak saya ingin bertanya, penelitian skripsi saya ignin melihat hubungan antara usia dan variabel. chi square kan digunakan untuk data yang keduanya nominal. Sedangkan data saya itu nomal dan interval. itu apakah dapat digunakan uji chi square atau harus menggunakan apa ya pak? terimakasih

    BalasHapus
  8. makasih banyaakk.. terimakasih sebesar besarnya saya dalam kebuntuan mengerjakan tabel silang saya 3x2 ternyta jawabannya di sini,, semoga yang membikin blog ini panjang umur banyak rezeki di permudah urusannya amiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama.. Aamiin.. terimakasih atas doanya.. semoga pembaca blog ini juga mendapatkan. seperti komentar saudara di atas.

      Hapus
  9. Bisakah chi square untuk melihat pengaruh . Misalnya faktor budaya berpengaruh terhadap keputusan pembelian . Terimakasih .

    BalasHapus
    Balasan
    1. kurang tepat mas,, judul seperti itu idealnya menggunakan: Uji Regresi Linear Berganda

      Hapus
  10. alhamdulillah sangat membantu postingannya dalam presentasi materi chi-square

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. terimakasih kembali..semoga sukses

      Hapus
  11. pak, saya mau bertanya. pak, kan tujuan penulisan saya untuk mengukur "sejauh mana", kira-kira cara realibilitas serta validitas, dan teknik analisis datanya cocok menggunakan apa ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejauh mana hubungan atau pengaruh yang anda maksud??

      Hapus
  12. Bagaimana cara memunculkan nilai p dan OR dari data seperti contoh yang diberikan? mohon bantuan langkah-langkahnya dengan SPSS...semoga bisa dijawab segera. Terima kasih

    BalasHapus
  13. saya sedang melakukan penelitian terkait hubungan spiritualitas dengan harga diri menggunakan chi square ternyata hasinya asymp.sig > 0.005 padahal dari distribusi data terlihat seperti ada hubungan. bagaimana ya pak saya bingung pakai rumus apa lagi. mohon dibantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Loh.. kan nilai signifikansi 0,005 itu lebih kecil dari 0,05 mbak.. Jadikan memang ada pengaruh

      Hapus
  14. "jenis data yang digunakan di chi-square harus berbentuk data frekuensi, bukan data yang berbentuk rasio ataupun skala", tapi pada tahap 5 data nya berlambang scale, maaf saya belum paham :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih sederhananya datanya dibuat kategorisasi mas dalam uji chi square

      Hapus
  15. Untuk skala data ordinal apakah juga bisa diuji dg chi square? Atau ada treatment khusus untuk skala data selain nominal? Terimakasih sangat bermanfaat, satu lagi kalau koefisien kontingensi yg untuk mengetahui kuat hubungan itu bagaimana ya?

    BalasHapus
  16. bisa untuk mengukur besar pengaruh gak ya min?? saya d suruh dosen lihat besar pengaruh pake chi square kmudian cc kuadrat x 100%

    BalasHapus
  17. misalnya pengaruh penggunaan media audio terhadap kemampuan menghafal

    BalasHapus
  18. mohon tanggapannya,
    saya sedang melakukan penelitian tentang pengaruh rasio CAMEL terhadap Return saham. pertanyaannya hasil perhitungan rasio CAMEL itu nominal (dalam persentase), sedangkan return saham berbentuk nominal (dalam Rupiah), apakah itu tidak menjadi masalah ?

    BalasHapus
  19. Kalau data kuesioner bisa di uji pake chi square?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok pak..saya sering dapat order mengolah data kuesioner atau angket untuk uji chi square juga

      Hapus
  20. Datanya di buat interval dulu atau bagaimana pak?
    Kasus punya teman saya judulnya Pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja perawat di ruang rawat inap rumah sakit sumber waras cirebon. Variabel pertama kuesionernya pakai sangat setuju,setuju,ragu,tidak setuju dan sangat tidak setuju smntara variabel ke 2 pakai ya dan tidak.
    Kra" pengolahannya seperti apa ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau judulnya pengaruh motivasi kerja terhadap disiplik kerja maka yang mas gunakaan untuk analisis data mencakup: uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearita, uji korelasi, uji regresi linear sederhana.. semua panduannya ada diblog ini silahkan buka daftar isi..kemudian data boleh dibuat interval boleh juga tidak..

      Hapus
    2. Sebelumnya terima kasih, karena link ini sgt bnyak membantu saya dalam pengerjaan skripsi saya menggunakan spss,
      Namun saya ingin bertanya,

      Setelah melakukan uji chi square apakah langkah selanjutnya juga diperlukan uji persamaan regresi dan signifikan regresi ?

      Terima kasih

      Hapus
  21. pak, saya mau bertanya. variabel independen saya kan ada 4 sedangkan dependennya 1. nah saya menggunakan chi square untuk menghubungkan tiap 1 independen dengan variabel dependen hingga 4 kali untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan. nah setelah diketahui semuanya berhubungan, untuk melihat independen mana yang paling berpengaruh, itu bisa dilihat dari chi square atau harus memakai uji yang lainnya? mohon bantuannya. terimakasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dilihat berdasarkan nilai chi square SPSS paling tinggi yang mana mas

      Hapus
  22. terima kasih, semoga ilmunya terus bertambah

    BalasHapus
  23. Terimakasih, sangat membantu. Tapi saya ingin bertanya, guna df pada hasil spss itu apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Df itu adalah derajat kebebasan..bisa digunakan sebagai pedoman mencari nilai tabel statistik

      Hapus
  24. Pak saya mau tanya kalo misalkan saya mau gunaiin ini untuk riset "hubungan pengunjung membeli produk wisata dengan karakteristik wisatawan" itu kira2 bakal relevan ga kira2 hasilnya...?
    Terima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kira relevan aja pak.. coba dulu aja dan lihat hasilnya apakah ada hubungan atau tidak

      Hapus
  25. assalamualaikum, kak saya mau minta website cara mengoperasikan spss versi 22 adakah?
    terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. maaf saya tidak punya linknya mbak..silahkan searching google dulu ya

      Hapus
  26. Assalamualaikum mas, ijin bertanya, bagaimana cara melihat odd ratio dengan Chi square namun tabel 3x3 bukan 2x2, terimakasih

    BalasHapus
  27. Mas saya mau bertanya , skripsi saya tentang pengaruh metode bercerita terhadap perkembangan bahasa, di variabel dependentnya memakai skala nominal, apakah benar memakai uji chi square ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uji chi square itu untuk analisis hubungan pak.. jika dalam melihat pengaruh ini ada data pre test dan post test maka sebaiknya menggunakan uji paired sample t test

      Hapus
    2. Variabel independentnya skala ukurnya gak ada mas, soalnya alat ukurnya menggunakan SOP, terus variabel dependentnya nominal mas, kalau nominal uji statistik nya chi square ini saya menggunakan uji apa ya mas?

      Hapus
  28. pak, saya ingin bertanya, saya ingin mencari hubungan dengan skala data yg ordinal dengan ordinal menggunakan uji chi square apakah bisa? dan waktu saya mencoba menggunakan spss saya melihat df nyaadalah 6 maksudnya bagaimana ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk hubungan ordinal dengan ordinal idealnya menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman

      Hapus
  29. Assalamualaikum, pak kalau memang hasilnya ada pengaruh, kemudian bagaimana melihat sejauh apa pengaruhnya pada variabel ? misalnya dari tiga kelompok tingkat pendidikan orang tua (rendah, sedang, tinggi) ingin dilihat tingkat pendidikan rendah sejauh apa, menengah sejauh apa, dan tinggi sejauh apa, dan tingkat pendidikan mana yang paling besar pengaruhnya itu dilihat dari nilai apa ? terimakasih sebelumnya...

    BalasHapus
  30. Assalamualaikum, pak kalau dari dua variabel ada perbedaan jumlah respondennya, perlakuan untuk uji X2 bagaimana ya pak? sebelumnya terimakasih banyak atas waktu, ilmu dan terutama keikhlasannya.

    BalasHapus
  31. Assalamu'alaikum pak, saya memiliki 3 sub variabel independen dan 1 variabel dependen, saya sudah melakukan uji chi square untuk melihat bagaimana hubungan antar setiap variabel independen dgn dependen. Lalu kalau saya ingin mengetahui hubungan var. Independen thdp var. Dependen secara simultan menggunakan uji apa ya pak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. klik statistics lalu beri tanda centang pada contingency coefficient

      Hapus
  32. Pak sahid knp nilai asimp.sig harus kurang dari 0,05 untuk mendapatkan suatu korelasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau soal itu kita hanya merujuk pada teori/pendapat ahli pak.. 0,05 itu pedoman baku dalam penelitian dengan tingkat kesalahan 5%

      Hapus
  33. Assalamu'alaikum pak, untuk tabel 5×6 bisa menggunakan uji chi-square?

    BalasHapus
  34. Assalamualaikum pak sahid saya mau tanya, saya menganalisis tingkat kecelakaan lalu lintas, metode yang harus saya gunakan apa ya pak, apa saya menggunakan metode deskriptif kualitatif, kuantitatif, mkji, atau yg lainnya? Mohon bantuan atau sarannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.. saran saya pakai distribusi frekuensi saja mbak untuk mengetahui tingkat kecelakaan lalu lintas

      Hapus
  35. Izin bertanya pak sahid, uji chi squre apakah bisa dilakukan pada table 2 x 5 gak ?

    BalasHapus
  36. pak saya ingin bertanya bagaimana cara menggunakan uji chi squre tetapi dengan data uji oganoleptik ? seperti kuesioner gitu ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu dibuat kategorisasi terlebih dahulu berdasarkan nilai skor total jawaban masing-masing responden. baru kemudian di uji chi square

      Hapus
  37. Assalamu'alaikum saya mau bertanya,
    Judul skripsi saya kan faktor2 yg mempengaruhi hipertensi... otomatis saya menguji beberapa variabel, pas saya uji dg chi square nilai signifikansinya >0,05 semua, nah itu kenapa ya pak? Tolong solusinya. Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam. kalau saya lihat judulnya tampaknya akan lebih tepat menggunakan uji regresi linear berganda atau analisis faktor. dari pada menggunakan uji chi square. karena chi square itu untuk uji hubungan dengan data kategorikal berskala nominal

      Hapus
  38. Klo hasil asymp sig nya 0.000 gmn pak? Tahap selanjutnya meati gmn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nilai asymp. sig sebesar 0,000 itu menunjukkan adanya hubungan antar variabel. karena sig < 0,05

      Hapus
  39. pak saya mau tanya, bagaimana cara uji jenis kelamin sebagai karakteristik pada cross over design? soalnya setelah saya uji Mann Whitney pada penelitian saya tidak ada pengaruh yang bermakna & bermakna. Agar tau faktor pengaruhnya itu uji karakteristik tersebut. bagaimana ya pak caranya. mohon bantuannya terimakasih..

    BalasHapus
  40. Terima kasih pak Sahid.... Diatas adalah Chi Square dengan tabel 2x2. bagaimana dengan tabel 2x4 contohnya : Pendidikan ada 4 (SD, SMP, SMU dan PT) dengan Pemberian Asi Esklusif ( Ya dan Tidak). Mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. secara prinsip cara sama kok mbak, untuk tabel 4x2. silahkan lanjut

      Hapus
  41. Assalamualaikum izin bertanya pada tabel 3x2 jika ada sel yang nilainya dibawah 5 lebih dari 20% l, itu bagaimana ya pak
    Terimakasih

    BalasHapus
  42. Terima Kasih pak sahid atas infonya yang bermanfaat. saya ingin bertanya di bawah tabel hasil chi square saya terdapat keterangan bahwa "1 cells (25.0%) have expected count less than 5. the minimum expected count is 2.28". maksudnya seperti apa yah pak? apakah berarti pengujian yang saya lakukan harus menggunakan Fisher's exact test? lalu apakah pengujian chi-square saya tidak dapat dilanjutkan?. Terima Kasih sebelumnya pak untuk kesediaan bapak menjawab pertanyaan saya.

    BalasHapus
  43. pak ijin bertanya, perbedaan penggunaan analisis binary logistik dengan chi square apa ya? saya masih bingung, karena penelitian saya Faktor-Faktor penyebab putus sekolah menggunakan binary logistik tpi dosen saya minta ganti pakai chi square, mohon jawabannya terimakasih

    BalasHapus
  44. Assalamualaikum warahmatullah...
    Pak ijin bertanya, perbedaannya chi square dengan regresi logistik apa ya?
    Dengan judul penelitian saya Faktor-Faktor penyebab Anak Putus Sekolah (denga data nominal) lebih tepat menggunakan metode analisis yang mana? mohon jawabannya

    BalasHapus
  45. Hasil data saya terdapat 2 cell expected less than 5, tapi pada tabel hasil chi square test tidak ada pilihan fisher exact test, lalu bagaimana cara untuk menganalisa datanya ya? Terima kasih

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak sobat disini. Sehingga saya tau bahwa artikel di atas bermanfaat. Terimakasih