Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap | Untuk melakukan uji Chi Square kita dapat menggunakan fasilitas Crosstab yang terdapat pada program SPSS. Uji Chi Square atau sering juga orang menyebutnya uji chi kuadrat bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel yang terdapat pada baris dengan kolom. Jenis data yang digunakan untuk uji chi square harus berbentuk data frekuensi, bukan data yang berbentuk rasio ataupun skala.

Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji Chi Square

Dasar pengambilan keputusan dalam uji chi square dapat dilakukan dengan melihat nilai output “Chi Square Test” hasil olah data dengan SPSS. Dalam pengambilan keputusan kita dapat berpedoman pada dua hal, yakni membandingkan nilai Asymp. Sig dengan batas kritis yakni 0,05 atau dapat dengan cara membandingkan antara nilai chi square hitung dengan chi square tabel.

Melihat nilai Asymp. Sig :
  1. Jika nilai Asymp. Sig < 0,05, maka terdapat hubungan yang signifikan antara baris dengan kolom.
  2. Jika nilai Asymp. Sig > 0,05, maka tidak terdapat hubungan yang signifikan antara baris dengan kolom.

Melihat nilai Chi Square :
  1. Jika nilai Chi Square Hitung > Chi Square Tabel, maka terdapat hubungan antara baris dengan kolom.
  2. Jika nilai Chi Square Hitung < Chi Square Tabel, maka tidak terdapat hubungan antara baris dengan kolom.

Contoh penyelesaian kasus menggunakan Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Seorang peneliti ingin mengetahui apakah terdapat “hubungan yang signifikan antara jenis kelamin seseorang dengan tingkat pendidikan yang dicapai”. Data yang saya uji dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Keterangan Data :
  1. Jumlah sampel yang digunakan adalah 33 responden atau N=33.
  2. Pemberian kode pada variabel Jenis Kelamin : untuk laki-laki=1, untuk perempuan=2
  3. Pemberian kode pada variabel Tingkat Pendidikan: SLTA=1, Diploma =2, S1=3, dan S2 4.

Hipotesis yang diajukan untuk penelitian ini adalah :
  1. H0 : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Jenis Kelamin dengan Tingkat Pendidikan.
  2. Ha : Terdapat hubungan yang signifikan antara Jenis Kelamin dengan Tingkat Pendidikan.

Langkah-langkah Uji Chi Square dengan SPSS Versi 21

1. Buka program SPSS, kali ini saya menggunakan SPSS versi 21. Setelah SPSS terbuka [Proses Persiapan Input Data SPSS], klik Variable View. Pada bagian Name nomor 1 tuliskan Gender, untuk nomor 2 tuliskan Pendidikan. Pada bagian Decimals ganti dengan 0, Selanjutnya, pada bagian Label tuliskan Jenis Kelamin untuk nomor 1 dan Tingkat Pendidikan untuk Nomor 2

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

2. Masih tahap persiapan input data, selanjutnya kilk pada bagian Values untuk nomor 1, muncul kotak dialog dengan nama Value Labels, di bagian Value ketikkan 1, kemudian di bagian Label tuliskan Laki-laki lalu klik Add. Kemudian di bagian Value ketikkan 2, pada bagian Label tuliskan Perempuan lalu klik Add, dan klik Ok

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Lakukan cara yang sama untuk variabel nomor 2 yakni Tingkat Pendidikan, dengan ketentuan 1=SLTA, 2=Diploma, 3=S1, dan 4=S2. Maka tampilan yang sudah benar dalam menginput data adalah sebagai berikut.

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

3. Jika sudah berhasil pada tahap persiapan input data, langkah selanjutnya klik Data View. Kemudian isikan kode data yang sudah saya buat tadi seperti gambar yang pertama, bisa dengan cara copy paste

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

4. Langkah selanjutnya, dari menu SPSS pilih menu Analyze, pilih Descriptive Statistics, lalu pilih Crosstabs

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

5. Muncul kotak dialog dengan nama Crosstabs, masukkan variabel Jenis Kelamin ke kotak Row(s), masukkan variabel Tingkat Pendidikan ke kotak Column(s)

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

6. Langkah berikutnya klik Statistics, muncuk kotak dialog dengan nama Crosstabs: Statistics, berikan tanda centang (V) pada bagian Chi-square, lalu klik Continue, dan terakhir klik Ok, maka akan muncul Output SPSS yang akan saya interpretasikan nantinya.

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Output yang dihasilkan oleh SPSS

Output 1 (Case Processing Summary)

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Output 2 (Jenis Kelamin*Tingkat Pendidikan Crostabulation)

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Output 3 (Chi-Square Tests)

Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

Penjelasan dari masing-masing Output :

Output 1 (Case Processing Summary) | terdapat 33 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang), sehingga tingkat kevalidannya 100% | Baca : Cara melakukan Uji Validitas Product Momen dengan SPSS

Output 2 (Jenis Kelamin*Tingkat Pendidikan Crostabulation) | terlihat tabel silang yang memuat hubungan antara variabel Jenis Kelamin dengan Tingkat Pendidikan. Contoh pada baris 1 kolom 1, pada baris Count terdapat angka 3. Hal ini berarti ada 3 Laki-laki (variabel Jenis Kelamin 1) yang berpendidikan SLTA (variabel Tingkat Pendidikan 1), demikian seterusnya ya..

Output 3 (Chi-Square Tests) | pada bagian Pearson Chi-Square terlihat nilai Asimp.Sig sebesar 0,584. Karena nilai Asimp.Sig 0,584 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, yang artinya “Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Jenis Kelamin dengan Tingkat Pendidikan”. Hal ini dapat diartikan pula bahwa jenis kelamin seseorang tidak mempunyai korelasi dengan tingkat pendidikan yang diperolehnya. Faktanya memang di era sekarang sudah banyak perempuan yang memiliki gelar doctor maupun professor.

[Search : Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap, Cara Uji Chi Square dengan SPSS Versi 21 Lengkap, Langkah-langkah Uji Chi Square atau Uji Chi Kuadrat SPSS, Chi-Square Tests dengan Program SPSS]
[Img : SPSS Versi 21]
[Source : Singgih, Santoso. 2014. Panduan Lengkap SPSS Versi 20. Jakarta: Gramedia]
Lihat Juga: VIDEO Tutorial Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap

55 Responses to "Uji Chi Square dengan SPSS Lengkap"

  1. Mudah-mudahan bermanfaat.. terimakasih

    BalasHapus
  2. Sangat membantu.. Harap bisa posting artikel yg bermanfaat lainya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, senang dapat membantu.. silahkan dibagikan ketemen2nya

      Hapus
  3. Balasan
    1. sama-sama mas.. jangan bosen mampir sini lagi

      Hapus
  4. Balasan
    1. maaf bukan bagus.. tapi sahid..hehe

      Hapus
  5. Balasan
    1. Sama-sama mas yudi..jangan bosen maen kesini lagi

      Hapus
  6. Balasan
    1. sama sama mas.. senang bisa membantu.. jangan sungkan mampir sini lagi

      Hapus
  7. Mas Sahid, mohon bantuannya untuk pertanyaan saya. saya ingin melihat apakah ada korelasi antara 2 variabel seperti berikut:
    variabel 1: pelatihan
    variabel 2: peningkatan skill
    pada hasil kuesioner disimpulkan pada tabel seperti ini:
    5 orang sangat setuju dengan pelatihan, sangat setuju juga skill meningkat
    3 orang sangat setuju dengan pelatihan, setuju juga skill meningkat
    1 orang sangat setuju dengan pelatihan, tidak setuju skill meningkat
    4 orang setuju pelatihan, sangat setuju skill meningkat
    6 orang setuju pelatihan, setuju skill meningkat
    3 orang setuju pelatihan, tidak setuju skill meningkat
    1 orang tidak setuju pelatihan, setuju skill meningkat
    1 orang tidak setuju pelatihan, tidak setuju skill meningkat
    3 orang tidak setuju pelatihan, sangat tidak setuju skill meningkat.

    pertanyaan saya, bagaimana cara input data pada variabel data jika ingin melakukan analisis crosstab. terima kasih atas bantuannya mas, wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya kira atikel di atas sudah menjawab pertanyaan ini pak.. initinya pada saat penginputan data yakni proses pengkodean data pak

      Hapus
  8. Sangat bermanfaat pak terimakasih. tapi pak saya ingin bertanya, penelitian skripsi saya ignin melihat hubungan antara usia dan variabel. chi square kan digunakan untuk data yang keduanya nominal. Sedangkan data saya itu nomal dan interval. itu apakah dapat digunakan uji chi square atau harus menggunakan apa ya pak? terimakasih

    BalasHapus
  9. makasih banyaakk.. terimakasih sebesar besarnya saya dalam kebuntuan mengerjakan tabel silang saya 3x2 ternyta jawabannya di sini,, semoga yang membikin blog ini panjang umur banyak rezeki di permudah urusannya amiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama.. Aamiin.. terimakasih atas doanya.. semoga pembaca blog ini juga mendapatkan. seperti komentar saudara di atas.

      Hapus
  10. Bisakah chi square untuk melihat pengaruh . Misalnya faktor budaya berpengaruh terhadap keputusan pembelian . Terimakasih .

    BalasHapus
    Balasan
    1. kurang tepat mas,, judul seperti itu idealnya menggunakan: Uji Regresi Linear Berganda

      Hapus
  11. alhamdulillah sangat membantu postingannya dalam presentasi materi chi-square

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. terimakasih kembali..semoga sukses

      Hapus
  12. pak, saya mau bertanya. pak, kan tujuan penulisan saya untuk mengukur "sejauh mana", kira-kira cara realibilitas serta validitas, dan teknik analisis datanya cocok menggunakan apa ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejauh mana hubungan atau pengaruh yang anda maksud??

      Hapus
  13. Bagaimana cara memunculkan nilai p dan OR dari data seperti contoh yang diberikan? mohon bantuan langkah-langkahnya dengan SPSS...semoga bisa dijawab segera. Terima kasih

    BalasHapus
  14. saya sedang melakukan penelitian terkait hubungan spiritualitas dengan harga diri menggunakan chi square ternyata hasinya asymp.sig > 0.005 padahal dari distribusi data terlihat seperti ada hubungan. bagaimana ya pak saya bingung pakai rumus apa lagi. mohon dibantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Loh.. kan nilai signifikansi 0,005 itu lebih kecil dari 0,05 mbak.. Jadikan memang ada pengaruh

      Hapus
  15. "jenis data yang digunakan di chi-square harus berbentuk data frekuensi, bukan data yang berbentuk rasio ataupun skala", tapi pada tahap 5 data nya berlambang scale, maaf saya belum paham :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih sederhananya datanya dibuat kategorisasi mas dalam uji chi square

      Hapus
  16. Untuk skala data ordinal apakah juga bisa diuji dg chi square? Atau ada treatment khusus untuk skala data selain nominal? Terimakasih sangat bermanfaat, satu lagi kalau koefisien kontingensi yg untuk mengetahui kuat hubungan itu bagaimana ya?

    BalasHapus
  17. bisa untuk mengukur besar pengaruh gak ya min?? saya d suruh dosen lihat besar pengaruh pake chi square kmudian cc kuadrat x 100%

    BalasHapus
  18. misalnya pengaruh penggunaan media audio terhadap kemampuan menghafal

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai data pretest dan postest gak pak??

      Hapus
  19. mohon tanggapannya,
    saya sedang melakukan penelitian tentang pengaruh rasio CAMEL terhadap Return saham. pertanyaannya hasil perhitungan rasio CAMEL itu nominal (dalam persentase), sedangkan return saham berbentuk nominal (dalam Rupiah), apakah itu tidak menjadi masalah ?

    BalasHapus
  20. Kalau data kuesioner bisa di uji pake chi square?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok pak..saya sering dapat order mengolah data kuesioner atau angket untuk uji chi square juga

      Hapus
  21. Datanya di buat interval dulu atau bagaimana pak?
    Kasus punya teman saya judulnya Pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja perawat di ruang rawat inap rumah sakit sumber waras cirebon. Variabel pertama kuesionernya pakai sangat setuju,setuju,ragu,tidak setuju dan sangat tidak setuju smntara variabel ke 2 pakai ya dan tidak.
    Kra" pengolahannya seperti apa ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau judulnya pengaruh motivasi kerja terhadap disiplik kerja maka yang mas gunakaan untuk analisis data mencakup: uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearita, uji korelasi, uji regresi linear sederhana.. semua panduannya ada diblog ini silahkan buka daftar isi..kemudian data boleh dibuat interval boleh juga tidak..

      Hapus
  22. pak, saya mau bertanya. variabel independen saya kan ada 4 sedangkan dependennya 1. nah saya menggunakan chi square untuk menghubungkan tiap 1 independen dengan variabel dependen hingga 4 kali untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan. nah setelah diketahui semuanya berhubungan, untuk melihat independen mana yang paling berpengaruh, itu bisa dilihat dari chi square atau harus memakai uji yang lainnya? mohon bantuannya. terimakasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dilihat berdasarkan nilai chi square SPSS paling tinggi yang mana mas

      Hapus

Silahkan tinggalkan jejak sobat disini. Sehingga saya tau bahwa artikel di atas bermanfaat. Terimakasih